"Mudah juga bagi siber Polri untuk mengungkap. Sebaiknya segera saja untuk diungkap pelaku hacker tersebut dan segera ditangkap. Akun penebar fitnah seperti itu harus diproses hukum," kata Fauzan kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Bjorka kembali menjadi perbincangan lantaran selama 2022 mengklaim telah berhasil meretas sejumlah data rahasia, mulai data penduduk Indonesia, data pengguna kartu SIM, data pribadi Menteri Kominfo Johnny G. Plate, serta data dokumen rahasia milik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah tokoh nasional lainnya.
Fauzan Rachmansyah menilai Bjorka hanyalah akun penyebar fitnah yang tidak teruji data dan kebenarannya.
"Banyak tokoh bangsa, seperti Pak Erick Thohir, Mbak Puan, Pak Muchdi PR, dan Pak Jhonny G. Plate yang difitnah dan dibuka identitas pribadinya. Ini 'kan tidak baik dan melanggar hukum," kata dia.
Meski saat ini Kominfo sudah memblokir akun twitter Hacker Bjorka, Fauzan berpendapat bahwa seharusnya laman blog dan telegram yang menyebarkan berita hoaks dan data pribadi juga harus diproses hukum dan diblok.
Lebih buruk lagi, kata dia, akun penebar fitnah itu juga menyerang pemerintah yang kini tengah fokus pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi COVID-19 dan gejolak ekonomi global yang disebabkan oleh konflik internasional.
"Janganlah pemerintah diganggu pada saat sedang berjuang untuk rakyat. Semua harus gotong royong untuk bangkit. Jangan fitnah-fitnah bertebaran, kasihan rakyat Indonesia. Sekarang semua butuh rasa kebersamaan dan kekompakan untuk memulihkan ekonomi," ujarnya.
Fauzan menilai banyak tokoh nasional yang difitnah oleh akun itu sehingga dapat merugikan dan bahkan mendegradasi kepercayaan rakyat kepada pemerintah.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Partai Berkarya minta Polri segera usut dan tindak tegas Bjorka
Partai Berkarya minta Polri segera mengusut dan tindak tegas peretas Bjorka
Senin, 12 September 2022 19:45 WIB
Ketua DPP Partai Berkarya Fauzan Rachmansyah. ANTARA/Dokumentasi pribadi
Jakarta (ANTARA) - Ketua DPP Partai Berkarya Fauzan Rachmansyah meminta aparat kepolisian segera mengusut dan menindak tegas peretas (hacker) dengan akun bernama Bjorka.
Pewarta : Boyke Ledy Watra
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Praktisi keamanan siber: Sebanyak 34 juta data paspor Indonesia diduga bocor
05 July 2023 18:00 WIB, 2023
Moeldoko: Aksi peretasan data milik Indonesia oleh "Bjorka" harus ditindak tegas
16 September 2022 12:14 WIB, 2022
Polri sebut Timsus dalami peran pemuda asal Madiun terduga peretasan "Bjorka"
15 September 2022 13:30 WIB, 2022
Polisi mengamankan seorang pemuda asal Madiun diduga terkait peretasan "Bjorka"
15 September 2022 12:01 WIB, 2022
Direktorat Siber Polri masuk tim khusus pencegahan serangan peretas
13 September 2022 12:24 WIB, 2022
Menko Polhukam: Kasus kebocoran data negara tidak terkait data rahasia
12 September 2022 13:53 WIB, 2022
Kepala Setpres tegaskan tidak ada surat untuk Presiden Jokowi yang bocor
10 September 2022 14:26 WIB, 2022
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Seorang notaris akan diperiksa polisi, Kemenkum Sulbar minta notaris jaga integritas profesi
12 February 2026 18:40 WIB