Warga Pulau Barrang Lompo Makassar antusias peringati Maulid Rasulullah
Rabu, 12 Oktober 2022 5:01 WIB
Ratusan warga memadati Masjid Nur Yaqin dalam rangka memperingati Maulid Rasulullah SAW di Pulau Barrang Lompo, Makassar, Selasa (11/10/2022). ANTARA/Nur Suhra Wardyah
Makassar (ANTARA) - Ratusan warga sangat antusias memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang diperingati secara rutin setiap tahun oleh warga Pulau Barrang Lompo, Makassar, Selasa.
Peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW ini disebut Maulid Dzikir Rebana yang disambut dengan suka cita oleh Pulau berpenduduk sekitar 5.000 jiwa tersebut.
Maulid Dzikir Rebana merupakan aktivitas berdzikir yang diiringi musik rebana oleh sejumlah warga paru baya. Kegiatan ini telah menjadi tradisi masyarakat Pulau Barrang Lompo setiap pelaksanaan maulid.
"Dzikir menjadi turun-temurun dilakukan untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kita juga melakukan barazanji yang bukan hanya nyanyi biasa," kata Muhidin selaku salah satu tokoh masyarakat di Pulau Barrang Lompo, Makassar, Selasa.
Sementara rebana digunakan sebagai pengiring shalawat yang telah dilakukan sejak puluhan tahun lalu tersebut.
Muhidin menyebut, peringatan maulid digelar dua kali, yakni dengan ceramah agama dan maulid tradisional (Maulid Dzikir Rebana).
Bakul hiasan dan ratusan telur yang ditancap pada batang pisang menjadi ciri khas pelaksanaan maulid tradisional. Termasuk pisang yang berbondong-bondong dibawa warga ke dalam masjid saat peringatan Maulid Rasulullah.
Semangat peringatan maulid terlihat jelas, tatkala masyarakat saling berebut ratusan sisir pisang dan telur yang telah dihias. Ini menjadi bagian dalam menyemarakkan hari keagamaan tersebut.
"Saya segera menyelesaikan pekerjaan rumah seperti masak dan mencuci, kemudian ke masjid melihat dzikir maulid karena ini hanya sekali setahun, jadi sayang sekali kalau dilewatkan. Saya cuma menonton," kata Salah satu warga bernama Santi.
Hal unik yang ditemui saat acara berlangsung yakni kebiasaan warga setempat turut membawa anak bayinya yang baru berusia 2 bulan hingga 1 tahun mendengar lantunan dzikir rebana di masjid. Kemudian dilakukan mencukur rambut anak bayi. Ratusan warga memadati Masjid Nur Yaqin dalam rangka memperingati Maulid Rasulullah SAW di Pulau Barrang Lompo, Makassar, Selasa (11/10/2022). ANTARA/Nur Suhra Wardyah
Peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW ini disebut Maulid Dzikir Rebana yang disambut dengan suka cita oleh Pulau berpenduduk sekitar 5.000 jiwa tersebut.
Maulid Dzikir Rebana merupakan aktivitas berdzikir yang diiringi musik rebana oleh sejumlah warga paru baya. Kegiatan ini telah menjadi tradisi masyarakat Pulau Barrang Lompo setiap pelaksanaan maulid.
"Dzikir menjadi turun-temurun dilakukan untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kita juga melakukan barazanji yang bukan hanya nyanyi biasa," kata Muhidin selaku salah satu tokoh masyarakat di Pulau Barrang Lompo, Makassar, Selasa.
Sementara rebana digunakan sebagai pengiring shalawat yang telah dilakukan sejak puluhan tahun lalu tersebut.
Muhidin menyebut, peringatan maulid digelar dua kali, yakni dengan ceramah agama dan maulid tradisional (Maulid Dzikir Rebana).
Bakul hiasan dan ratusan telur yang ditancap pada batang pisang menjadi ciri khas pelaksanaan maulid tradisional. Termasuk pisang yang berbondong-bondong dibawa warga ke dalam masjid saat peringatan Maulid Rasulullah.
Semangat peringatan maulid terlihat jelas, tatkala masyarakat saling berebut ratusan sisir pisang dan telur yang telah dihias. Ini menjadi bagian dalam menyemarakkan hari keagamaan tersebut.
"Saya segera menyelesaikan pekerjaan rumah seperti masak dan mencuci, kemudian ke masjid melihat dzikir maulid karena ini hanya sekali setahun, jadi sayang sekali kalau dilewatkan. Saya cuma menonton," kata Salah satu warga bernama Santi.
Hal unik yang ditemui saat acara berlangsung yakni kebiasaan warga setempat turut membawa anak bayinya yang baru berusia 2 bulan hingga 1 tahun mendengar lantunan dzikir rebana di masjid. Kemudian dilakukan mencukur rambut anak bayi. Ratusan warga memadati Masjid Nur Yaqin dalam rangka memperingati Maulid Rasulullah SAW di Pulau Barrang Lompo, Makassar, Selasa (11/10/2022). ANTARA/Nur Suhra Wardyah
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lima nelayan terombang-ambing di laut Barrang Lompoa setelah mesin kapal mati
02 January 2026 20:11 WIB
Pelindo Regional 4 lakukan konservasi terumbu karang di Pulau Barrang Lompo
13 August 2025 22:02 WIB
PLN raih penghargaan InTechSEA Awards 2025 lewat pengolahan air bersih di kepulauan
05 August 2025 13:32 WIB
Diskominfo Makassar uji coba jaringan internet Starlink di Pulau Barrang Lompo
12 July 2024 17:54 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB