Elon Musk : Twitter bakal membentuk dewan moderasi konten
Sabtu, 29 Oktober 2022 17:39 WIB
Elon Musk terlihat melalui logo Twitter. Ilustrasi ini diambil 28 Oktober 2022. (REUTERS/DADO RUVIC)
Jakarta (ANTARA) - Pebisnis Elon Musk yang kini resmi menjadi pemilik baru Twitter menyebutkan perusahaannya akan membentuk dewan khusus untuk melakukan moderasi konten.
The Verge melnasir, Sabtu, Elon menyebutkan dewan itu akan terdiri dari berbagai pihak untuk memberikan sudut pandang yang beragam.
Meski begitu dewan itu masih dirancang sehingga saat ini atau dalam waktu dekat masih belum akan ada perubahan dari segi moderasi konten di twitter.
Sebelumnya saat memutuskan membeli Twitter, Elon Musk mengungkapkan keinginannya untuk menjadikan media berlogo burung biru itu sebagai platform untuk kebebasan berpendapat.
Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk membiarkan tokoh kontroversial seperti Mantan Presiden AS Donald Trump kembali ke Twitter setelah pada tahun lalu ia diblokir akibat kerusuhan di Capitol AS.
Belum ada detail mengenai dewan moderasi konten besutan Elon Musk itu namun ia menyebutkan bahwa sistem moderasi konten yang saat ini kurang memuaskan.
Secara resmi akhirnya Elon Musk membeli Twitter dan langsung memecat beberapa petinggi termasuk CEO Parag Agrawal hingga Direktur Kebijakan Vijaya Gadde.
Terkait dengan dewan moderasi konten, media sosial lainnya yang memiliki dewan serupa sejauh ini ialah Meta.
Dewan tersebut dimaksudkan untuk menjadi organisasi independen yang mengatur platform dan keputusan moderasi Facebook.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Elon Musk sebut Twitter akan miliki dewan moderasi konten
The Verge melnasir, Sabtu, Elon menyebutkan dewan itu akan terdiri dari berbagai pihak untuk memberikan sudut pandang yang beragam.
Meski begitu dewan itu masih dirancang sehingga saat ini atau dalam waktu dekat masih belum akan ada perubahan dari segi moderasi konten di twitter.
Sebelumnya saat memutuskan membeli Twitter, Elon Musk mengungkapkan keinginannya untuk menjadikan media berlogo burung biru itu sebagai platform untuk kebebasan berpendapat.
Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk membiarkan tokoh kontroversial seperti Mantan Presiden AS Donald Trump kembali ke Twitter setelah pada tahun lalu ia diblokir akibat kerusuhan di Capitol AS.
Belum ada detail mengenai dewan moderasi konten besutan Elon Musk itu namun ia menyebutkan bahwa sistem moderasi konten yang saat ini kurang memuaskan.
Secara resmi akhirnya Elon Musk membeli Twitter dan langsung memecat beberapa petinggi termasuk CEO Parag Agrawal hingga Direktur Kebijakan Vijaya Gadde.
Terkait dengan dewan moderasi konten, media sosial lainnya yang memiliki dewan serupa sejauh ini ialah Meta.
Dewan tersebut dimaksudkan untuk menjadi organisasi independen yang mengatur platform dan keputusan moderasi Facebook.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Elon Musk sebut Twitter akan miliki dewan moderasi konten
Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Miliader Elon Musk memperingatkan AS bisa terjerumus ke dalam "perbudakan utang"
29 June 2025 15:50 WIB
Ratusan ribu warga AS turun ke jalan protes kebijakan Presiden Trump dan Musk
06 April 2025 13:09 WIB
Elon Musk sepakat dengan gagasan agar AS keluar dari keanggotaan PBB dan NATO
02 March 2025 15:00 WIB
Presiden Jokowi sambut pemimpin delegasi jelang pembukaan WWF ke-10 di Bali
20 May 2024 13:36 WIB, 2024
Dihadiri Elon Musk, Presiden Jokowi akan buka KTT World Water Forum di Bali Senin pagi
20 May 2024 7:11 WIB, 2024
Menkes temui Elon Musk bangun akses internet di puskesmas di daerah 3T
06 August 2023 19:18 WIB, 2023
Terpopuler - Gaya Hidup
Lihat Juga
Wali Kota Makassar suarakan penerapan kawasan tanpa rokok di forum APCAT Summit
27 January 2026 17:05 WIB
Kemenkum Sulbar beri perlindungan hukum dengan bantu daftarkan hak cipta 12 buku
27 January 2026 16:27 WIB