Prabowo dapat pekik salam komando dari Kopassus Kamboja
Rabu, 23 November 2022 11:31 WIB
Menhan RI Prabowo Subianto mendapat sambutan dari Kopassus Kamboja saat tiba di Bandara Internasional Siem Reap, Kamboja, Senin (21/11/2022). (ANTARA/HO-Tim Media Prabowo Subianto)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mendapat pekik salam komando dari Batalyon Para-Komando Kamboja atau Kopassus Kamboja saat tiba di Bandara Internasional Siem Reap, Kamboja, dalam rangka menghadiri ASEAN Defence Ministers Meeting (ADMM) Retreat dan ADMM-Plus.
"Komando!" kata Komandan Batalyon Para-Komando Kamboja Letjen Chab Peakdey dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Tidak hanya menyuarakan salam komando, satu per satu anggota pasukan tersebut juga menyalami Prabowo yang baru turun dari pesawat di Bandara Siem Reap, Kamboja, Senin malam (21/11).
Batalyon Para-Komando Kerajaan Kamboja berdiri sejak Maret 1972. Pada tahun itu pula, sekitar 60 orang dari pasukan tersebut dikirim ke Indonesia untuk mengikuti latihan Para-Komando di Sekolah Kopassus Batujajar, Bandung, Jawa Barat.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Kamboja yang sudah mulai dilakukan sejak tahun 1970.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta mendapatkan materi pelatihan dari para instruktur Kopassus TNI Angkatan Darat. Materi itu terdiri atas materi penembak runduk (sniper), operasi anti-teror, menyelam, panjat tebing, dan terjun payung.
Usai latihan selama sembilan bulan di Indonesia, Batalyon Para-Komando Kamboja kemudian kembali ke Phnom Penh pada November 1972.
Sebagai bentuk penghormatan, sejumlah simbol milik pasukan khusus TNI AD juga diadopsi oleh pasukan khusus Kamboja. Hal itu karena kebanyakan anggota dari Batalyon Para-Komando adalah prajurit alumni asuhan Kopassus Indonesia.
Hingga saat ini, pasukan khusus Angkatan Darat Kamboja itu masih mengenakan baret merah persis milik Kopassus. Selain itu, ada pula sejumlah corak seragam loreng mereka yang mengadopsi motif Kopassus TNI AD.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo dapat pekik salam komando dari Kopassus Kamboja
"Komando!" kata Komandan Batalyon Para-Komando Kamboja Letjen Chab Peakdey dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Tidak hanya menyuarakan salam komando, satu per satu anggota pasukan tersebut juga menyalami Prabowo yang baru turun dari pesawat di Bandara Siem Reap, Kamboja, Senin malam (21/11).
Batalyon Para-Komando Kerajaan Kamboja berdiri sejak Maret 1972. Pada tahun itu pula, sekitar 60 orang dari pasukan tersebut dikirim ke Indonesia untuk mengikuti latihan Para-Komando di Sekolah Kopassus Batujajar, Bandung, Jawa Barat.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Kamboja yang sudah mulai dilakukan sejak tahun 1970.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta mendapatkan materi pelatihan dari para instruktur Kopassus TNI Angkatan Darat. Materi itu terdiri atas materi penembak runduk (sniper), operasi anti-teror, menyelam, panjat tebing, dan terjun payung.
Usai latihan selama sembilan bulan di Indonesia, Batalyon Para-Komando Kamboja kemudian kembali ke Phnom Penh pada November 1972.
Sebagai bentuk penghormatan, sejumlah simbol milik pasukan khusus TNI AD juga diadopsi oleh pasukan khusus Kamboja. Hal itu karena kebanyakan anggota dari Batalyon Para-Komando adalah prajurit alumni asuhan Kopassus Indonesia.
Hingga saat ini, pasukan khusus Angkatan Darat Kamboja itu masih mengenakan baret merah persis milik Kopassus. Selain itu, ada pula sejumlah corak seragam loreng mereka yang mengadopsi motif Kopassus TNI AD.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo dapat pekik salam komando dari Kopassus Kamboja
Pewarta : Tri Meilani Ameliya
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
WEF di Davos, Prabowo: Indonesia tegas pilih damai dan stabilitas global daripada kekacauan
23 January 2026 5:14 WIB
Prabowo: SMA Taruna Nusantara dibutuhkan untuk cari putra-putri terbaik bangsa
13 January 2026 17:48 WIB
Prabowo tak ragu koreksi diri saat disebut ingin hidupkan militerisme di Indonesia
06 January 2026 6:49 WIB
Presiden Prabowo teken UU tentang Penyesuaian Pidana, hukuman mati hingga ITE diubah
03 January 2026 5:43 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Keluar rel akibatkan kereta cepat kecelakaan di Spanyol, 21 orang tewas dan ratusan terluka
19 January 2026 9:37 WIB