Paripurna DPR restui Laksamana Yudo ditetapkan jadi Panglima TNI
Selasa, 13 Desember 2022 14:25 WIB
Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda laporan Komisi I DPR RI atas hasil fit and proper test calon Panglima TNI dilanjutkan dengan pengambilan keputusan di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13-12-2022). (ANTARA/Melalusa Susthira K.)
Jakarta (ANTARA) - Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa mensahkan Laksamana Yudo Margono yang telah diajukan Presiden Joko Widodo kepada DPR RI untuk ditetapkan sebagai Panglima TNI.
"Apakah laporan Komisi I DPR RI atas hasil uji kelayakan fit and proper test calon Panglima TNI tentang pemberhentian dengan hormat Jenderal TNI Andika Perkasa dari jabatan Panglima TNI dan persetujuan untuk menetapkan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI apakah dapat disetujui?" kata Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR RI, di Komplek Parlemen, Jakarta.
Pertanyaan itu dijawab setuju oleh seluruh anggota dan perwakilan fraksi yang hadir pada Sidang Paripurna DPR RI.
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengatakan Komisi I DPR sebelumnya telah melaksanakan uji kelayakan calon Panglima TNI pada tanggal 2 Desember untuk mendengarkan visi-misi Laksamana Yudo.
"Dan melakukan pendalaman dari pemaparan visi dan misi calon Panglima TNI tersebut," ujarnya saat menyampaikan laporan di awal.
Meutya menyebut setelah mendengarkan dan mempertimbangkan pandangan dari fraksi-fraksi maupun anggota Komisi I DPR, pihaknya menyetujui pemberhentian dengan hormat Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.
"Serta memberikan apresiasi atas dedikasinya membawa TNI semakin maju dan profesional," ucapnya.
Kemudian, lanjut dia, Komisi I DPR memberikan persetujuan terhadap pengangkatan calon panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI.
Dalam rapat paripurna tersebut, Laksamana TNI Yudo Margono hadir dan diperkenalkan di hadapan anggota dewan. Yudo dipilih sebagai Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang akan memasuki masa pensiun pada akhir Desember.
Sebelum dipercaya menjadi Panglima TNI, Yudo Margono menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal).
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Paripurna DPR sahkan Laksamana Yudo untuk ditetapkan jadi Panglima TNI
"Apakah laporan Komisi I DPR RI atas hasil uji kelayakan fit and proper test calon Panglima TNI tentang pemberhentian dengan hormat Jenderal TNI Andika Perkasa dari jabatan Panglima TNI dan persetujuan untuk menetapkan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI apakah dapat disetujui?" kata Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR RI, di Komplek Parlemen, Jakarta.
Pertanyaan itu dijawab setuju oleh seluruh anggota dan perwakilan fraksi yang hadir pada Sidang Paripurna DPR RI.
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengatakan Komisi I DPR sebelumnya telah melaksanakan uji kelayakan calon Panglima TNI pada tanggal 2 Desember untuk mendengarkan visi-misi Laksamana Yudo.
"Dan melakukan pendalaman dari pemaparan visi dan misi calon Panglima TNI tersebut," ujarnya saat menyampaikan laporan di awal.
Meutya menyebut setelah mendengarkan dan mempertimbangkan pandangan dari fraksi-fraksi maupun anggota Komisi I DPR, pihaknya menyetujui pemberhentian dengan hormat Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.
"Serta memberikan apresiasi atas dedikasinya membawa TNI semakin maju dan profesional," ucapnya.
Kemudian, lanjut dia, Komisi I DPR memberikan persetujuan terhadap pengangkatan calon panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI.
Dalam rapat paripurna tersebut, Laksamana TNI Yudo Margono hadir dan diperkenalkan di hadapan anggota dewan. Yudo dipilih sebagai Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang akan memasuki masa pensiun pada akhir Desember.
Sebelum dipercaya menjadi Panglima TNI, Yudo Margono menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal).
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Paripurna DPR sahkan Laksamana Yudo untuk ditetapkan jadi Panglima TNI
Pewarta : Melalusa Susthira Khalida
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
209 prajurit TNI AD dikerahkan evakuasi helikopter jatuh di hutan Sekadau Kalbar
17 April 2026 11:53 WIB
Anggota DPR RI kecam serangan Israel di Lebanon tewaskan seorang prajurit TNI
30 March 2026 20:41 WIB
TNI: Jenazah Praka Farizal dalam proses pemulangan dari Lebanon ke Indonesia
30 March 2026 16:07 WIB
Personel TNI di UNIFIL gugur, Indonesia desak penyelidikan penuh dan transparan
30 March 2026 11:27 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Presiden Prabowo lantik Hasan Nasbi sebagai penasihat khusus bidang komunikasi
27 April 2026 16:55 WIB