LPA Sulsel dan DPPPA Makassar menggelar peringatan Hari Perempuan
Selasa, 7 Maret 2023 18:22 WIB
Ilustrasi suasana pekerja perempuan. Antara/ Ist
Makassar (ANTARA) - LPA Sulsel bersama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Makassar menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Perempuan Internasional.
“Sebelum puncak kegiatan di hari H, ada rangkaian kegiatan memperingati Hari Perempuan Internasional,” kata Kepala LPA Sulsel Fadiah Mahmud di Makassar, Selasa.
Kegiatan tersebut meliputi talkshow atau roadshow ke beberapa stasiun radio dalam rangka mempromosikan kesetaraan gender serta pengakuan dan penghargaan terhadap perempuan.
Dikatakannya, penghargaan dan pengakuan terhadap perempuan berdasarkan penelitian yang menyebutkan perempuan cerdas dan mendapatkan pengakuan akan melahirkan anak-anak yang cerdas pula.
Artinya, mereka yang mengakui hasil penelitian tersebut dipastikan tidak akan menikahkan anaknya yang masih di bawah umur dan tidak hanya pendidikannya yang belum tamat.
“Anak-anak harus menyelesaikan pendidikannya di tingkat universitas untuk kualitas hidup mereka,” ujarnya.
Selain itu, dari sisi kebijakan pemerintah, Fadiah mengatakan jika hampir 40% penduduk Sulsel dari total penduduk 8 juta jiwa adalah anak-anak, maka kebijakan pemerintah harus bermuara pada pentingnya pendidikan berbasis anak. perkembangan.
Namun kenyataannya tidak semua kabupaten kota di SulSel menyediakan ruang baca dan tempat bermain anak yang memadai atau memenuhi standar.
Termasuk belum ada program yang mengarah pada pola asuh anak atau program pelatihan bagi guru tentang proses pembelajaran ramah anak, padahal sudah ada label sekolah ramah anak.
Namun, menurut Padiah, pemerintah sudah mengarah pada komitmen tersebut, misalnya dibukanya posko pengaduan anak atau program dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulsel yang mengarah pada komitmen untuk melindungi anak-anak.
Sementara itu, Kepala PPPA Kota Makassar mengakui kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan masih cukup tinggi.
Oleh karena itu pihaknya bekerjasama dengan mitra seperti KNPI untuk mensosialisasikan konvensi hak anak yang diimplementasikan dalam program koridor ramah anak serta program lainnya.
“Sebelum puncak kegiatan di hari H, ada rangkaian kegiatan memperingati Hari Perempuan Internasional,” kata Kepala LPA Sulsel Fadiah Mahmud di Makassar, Selasa.
Kegiatan tersebut meliputi talkshow atau roadshow ke beberapa stasiun radio dalam rangka mempromosikan kesetaraan gender serta pengakuan dan penghargaan terhadap perempuan.
Dikatakannya, penghargaan dan pengakuan terhadap perempuan berdasarkan penelitian yang menyebutkan perempuan cerdas dan mendapatkan pengakuan akan melahirkan anak-anak yang cerdas pula.
Artinya, mereka yang mengakui hasil penelitian tersebut dipastikan tidak akan menikahkan anaknya yang masih di bawah umur dan tidak hanya pendidikannya yang belum tamat.
“Anak-anak harus menyelesaikan pendidikannya di tingkat universitas untuk kualitas hidup mereka,” ujarnya.
Selain itu, dari sisi kebijakan pemerintah, Fadiah mengatakan jika hampir 40% penduduk Sulsel dari total penduduk 8 juta jiwa adalah anak-anak, maka kebijakan pemerintah harus bermuara pada pentingnya pendidikan berbasis anak. perkembangan.
Namun kenyataannya tidak semua kabupaten kota di SulSel menyediakan ruang baca dan tempat bermain anak yang memadai atau memenuhi standar.
Termasuk belum ada program yang mengarah pada pola asuh anak atau program pelatihan bagi guru tentang proses pembelajaran ramah anak, padahal sudah ada label sekolah ramah anak.
Namun, menurut Padiah, pemerintah sudah mengarah pada komitmen tersebut, misalnya dibukanya posko pengaduan anak atau program dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulsel yang mengarah pada komitmen untuk melindungi anak-anak.
Sementara itu, Kepala PPPA Kota Makassar mengakui kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan masih cukup tinggi.
Oleh karena itu pihaknya bekerjasama dengan mitra seperti KNPI untuk mensosialisasikan konvensi hak anak yang diimplementasikan dalam program koridor ramah anak serta program lainnya.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Sulsel percepat perbaikan ruas jalan Kalosi--Cece dan Malauwe--Surakan di Enrekang
25 January 2026 6:07 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Efisiensi pendidikan, Rektor Unhas minta identifikasi mahasiswa lambat studi
27 January 2026 4:47 WIB
Demo pemekaran Luwu Raya lumpuhkan pasokan BBM, harga pertalite Rp35.000/liter
26 January 2026 18:37 WIB
Pemprov Sulsel percepat perbaikan ruas jalan Kalosi--Cece dan Malauwe--Surakan di Enrekang
25 January 2026 6:07 WIB
Kemenkum dan Kemenham Sulbar sinergi perkuat perlindungan kekayaan intelektual
24 January 2026 18:43 WIB