Bulog Sub Divre Parepare Serap Beras 61.557 Ton
Kamis, 2 Mei 2013 11:43 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Perum Bulog Sub Divre Parepare, Sulsel menyerap beras petani sebanyak 61.557 ton pada Januari - April 2013.
"Realisasi pengadaan beras kwartal pertama 2013 ini mencapai 135 persen dari target 45.500 ton pada Januari - April 2013," kata Kepala BULOG Sub Divre Wilayah II Parepare Sabaruddin Amrullah di Makassar, Kamis.
Dia mengatakan, peningkatan produksi beras yang sedang terjadi saat ini telah memicu harga beras relatif stabil. Akibatnya, kondisi itu juga mendorong penyerapan beras petani ke gudang-gudang Bulog.
"Pada kwartal pertama 2013, terjadi peningkatan serapan produksi petani sebesar 125 persen," katanya.
Dia mengatakan, realisasi pengadaan tersebut jauh lebih besar dibandingkan periode yang sama pada tahun 2012 yang hanya 49.340 ton.
Adapun mitra Perum Bulog Sulsel yang membantu penyerapan produksi petani di lapangan diantaranya Satgas (Satuan Tugas) dan Mitra kerja.
Selain itu juga mengerahkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Koperasi Unit Desa (KUD), serta Unit Pengelolaan Gabah (UPG) di wilayah kerja B Subdivre Wilayah II Parepare.
Sementara itu, pengadaan beras atau gabah pada Subdive Parepare, lanjut Sabaruddin, selain untuk menjaga kestabilan harga di lapangan, juga untuk kebutuhkan "movenas" untuk pemerataan stok ke wilayah yang kekurangan bahan pangan.
"Misalnya wilayah Indonesia Bagian Barat, wilayah Indonesia Bagian Tengah, dan wilayah Indonesia Bagian Timur," katanya.
Editor : Agus Setiawan
"Realisasi pengadaan beras kwartal pertama 2013 ini mencapai 135 persen dari target 45.500 ton pada Januari - April 2013," kata Kepala BULOG Sub Divre Wilayah II Parepare Sabaruddin Amrullah di Makassar, Kamis.
Dia mengatakan, peningkatan produksi beras yang sedang terjadi saat ini telah memicu harga beras relatif stabil. Akibatnya, kondisi itu juga mendorong penyerapan beras petani ke gudang-gudang Bulog.
"Pada kwartal pertama 2013, terjadi peningkatan serapan produksi petani sebesar 125 persen," katanya.
Dia mengatakan, realisasi pengadaan tersebut jauh lebih besar dibandingkan periode yang sama pada tahun 2012 yang hanya 49.340 ton.
Adapun mitra Perum Bulog Sulsel yang membantu penyerapan produksi petani di lapangan diantaranya Satgas (Satuan Tugas) dan Mitra kerja.
Selain itu juga mengerahkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Koperasi Unit Desa (KUD), serta Unit Pengelolaan Gabah (UPG) di wilayah kerja B Subdivre Wilayah II Parepare.
Sementara itu, pengadaan beras atau gabah pada Subdive Parepare, lanjut Sabaruddin, selain untuk menjaga kestabilan harga di lapangan, juga untuk kebutuhkan "movenas" untuk pemerataan stok ke wilayah yang kekurangan bahan pangan.
"Misalnya wilayah Indonesia Bagian Barat, wilayah Indonesia Bagian Tengah, dan wilayah Indonesia Bagian Timur," katanya.
Editor : Agus Setiawan
Pewarta : Suriani Mappong
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Telkom Divre 7 jadikan wilayah Papua sebagai pengembangan pasar baru
21 February 2023 19:31 WIB, 2023
KAI Divre IV serahkan empat unit angkutan sampah pada warga Lampung
27 December 2019 14:21 WIB, 2019
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB