Kemendikbud Beri Mandat UNG Buka Sembilan Prodi
Minggu, 9 Juni 2013 6:37 WIB
Gorontalo (ANTARA Sulsel) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan mandat kepada Universitas Negeri Gorontalo (UNG), untuk membuka sembilan Program Studi (Prodi) baru.
Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Djoko Santoso, Sabtu, mengatakan, mandat tersebut diberikan karena UNG dinilai telah memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam menyelenggarakan kesembilan prodi.
Sembilan prodi tersebut, yakni Ekonomi Pembangunan (S1), Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S2), Biologi, Fisika, Kimia (S1), Matematika (S1), Statistika (S1), Pendidikan IPA (S1) dan Ners (profesi).
"Kami ingin menyiapkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Gorontalo, dengan memberi pilihan program studi yang lebih banyak kepada para siswa yang baru lulus," katanya di Gorontalo.
Ia juga meminta Rektor UNG Syamsu Qamar Badu untuk segera menyiapkan penyelenggaraan prodi tersebut, dengan mengacu pada ketentuan yang ada.
Rektor UNG menyatakan kesiapannya untuk membuka program studi tersebut, dan optimis banyak calon mahasiswa yang akan berminat.
Dirjen Dikti juga meresmikan langsung gedung kampus baru di UNG untuk Fakultas Ilmu Sosial dan Politik serta Fakultas Pertanian.
Sementara itu sejumlah siswa tamatan SMA menyambut baik rencana dibukanya sembilan prodi tersebut.
"Saya ingin kuliah Biologi murni. Selama ini yang tersedia hanya Pendidikan Biologi, sehingga kurang pas dengan rencana dan minat saya," kata Ismail Mohamad, salah seorang siswa. Hence Paat
Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Djoko Santoso, Sabtu, mengatakan, mandat tersebut diberikan karena UNG dinilai telah memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam menyelenggarakan kesembilan prodi.
Sembilan prodi tersebut, yakni Ekonomi Pembangunan (S1), Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S2), Biologi, Fisika, Kimia (S1), Matematika (S1), Statistika (S1), Pendidikan IPA (S1) dan Ners (profesi).
"Kami ingin menyiapkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Gorontalo, dengan memberi pilihan program studi yang lebih banyak kepada para siswa yang baru lulus," katanya di Gorontalo.
Ia juga meminta Rektor UNG Syamsu Qamar Badu untuk segera menyiapkan penyelenggaraan prodi tersebut, dengan mengacu pada ketentuan yang ada.
Rektor UNG menyatakan kesiapannya untuk membuka program studi tersebut, dan optimis banyak calon mahasiswa yang akan berminat.
Dirjen Dikti juga meresmikan langsung gedung kampus baru di UNG untuk Fakultas Ilmu Sosial dan Politik serta Fakultas Pertanian.
Sementara itu sejumlah siswa tamatan SMA menyambut baik rencana dibukanya sembilan prodi tersebut.
"Saya ingin kuliah Biologi murni. Selama ini yang tersedia hanya Pendidikan Biologi, sehingga kurang pas dengan rencana dan minat saya," kata Ismail Mohamad, salah seorang siswa. Hence Paat
Pewarta : Debby Hariyanti Mano
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Koordinator P2G: Pernyataan Dirjen PAUD Dikdasmen membuat guru agama resah
12 February 2021 16:53 WIB, 2021
Kemendikbud : Kedaireka merupakan wadah kolaborasi kampus dan industri
08 December 2020 18:29 WIB, 2020
Dirjen : Pembukaan sekolah di zona hijau-kuning disertai prosedur yang ketat
13 August 2020 20:40 WIB, 2020
Mengenang perjalanan Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso hingga karir politiknya
10 May 2020 13:57 WIB, 2020