Makassar (ANTARA Sulsel) - Lima orang Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea, ditemukan oleh regu pencari dan evakuasi (SAR) gabungan setelah dinyatakan menghilang sejak 24 Juni 2013 di sekitar Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
"Regu SAR gabungan yang melakukan pencarian dan penyisiran disekitar lembah dan gunung Bawakaraeng akhirnya berhasil menemukan lima orang mahasiswa yang dinyatakan hilang itu," ujar Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Endi Sutendi di Makassar, Kamis.
Ia mengatakan, kelima mahasiswa yang dinyatakan menghilang sebelum ditemukan oleh tim terpadu yakni Rajib (24), Richard (23), Ardan (22), Wahyu (25) dan Tian (27).
Kelima mahasiswa ditemukan disekitar Lembah Ramma diketinggian 1.735 meter diatas permukaan laut (Mdpl). Kelima mahasiswa yang selamat ini kemudian dievakuasi ke posko tim terpadu di pemukiman warga di Lembanna.
Saat ditemukan, kelima mahasiswa itu terlihat kelelahan dan satu dari kelimanya luka pada bagian tangannya sehingga dievakuasi lebih awal dengan cara ditandu secara bergantian.
"Menurut tim posko terpadu yang dipimpin Kapolres Gowa kalau kelima mahasiswa itu hilang disekitar gunung dan ditemukan disekitar bekas longsoran Lembah Ramma," katanya.
Endi mengaku sebelum dinyatakan hilang, para mahasiswa yang berjumlah tujuh orang itu melakukan pendakian di Gunung Bawakaraeng pada Senin 22 Juni. Rombongan Mapala STIK ini kemudian membagi dua kelompoknya untuk turun dari puncak gunung setinggi 2.883 meter dari pemukaan laut ini (Mdpl).
Satu kelompok berjumlah lima orang mencoba membuat jalur penurunan baru dengan menyusuri lereng di belakang longsoran gunung Bawakaraeng sedangkan kelompok lainnya turun dengan melewati jalan yang sudah ada.
"Saat kelompok lainnya yang berjumlah dua orang itu yakni, Tri Gunawan dan Arnold, sampai di Desa Lembanna, kelima anggota Mapala lainnya itu tersesat di sekitar longsoran yang seharusnya sudah tiba di Lembanna pada 23 Juni," katanya.
Mantan Wakapolrestabes Makassar itu menyebutkan tim evakuasi gabungan yang terdiri Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kabupaten Gowa, SAR Unhas, SAR UNM, Brimob dan gabungan organisasi pencinta alam akhirnya berhasil menemukan kelima anggota Mapala STIK Tamalatea dalam kondisi lemas dan kehabisan logistik. Riza Fahriza
Lima Pendaki Yang Hilang di Bawakaraeng Ditemukan
Kamis, 27 Juni 2013 18:45 WIB
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Politeknik AUP beri penghormatan terakhir kepada Deden Maulana korban kecelakaan pesawat ATR
22 January 2026 12:16 WIB
Sejumlah barang pribadi milik korban pesawat ATR 42-500 ditemukan di Gunung Bulusaraung
20 January 2026 4:29 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemendiktisaintek tetapkan UMI Makassar jadi pengelola KNB Scholarship 2026
29 January 2026 4:24 WIB
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB