
Gubernur Sulsel alokasikan Rp2,5 miliar untuk cari korban pesawat jatuh

Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman telah mengalokasikan dana operasional kebencanaan sebesar Rp2,5 miliar untuk menunjang seluruh rangkaian pencarian pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.
Gubernur Andi Sudirman dalam keterangannya di Makassar, Selasa, menyampaikan anggaran tersebut diperuntukkan bagi pengerahan personel pencarian dari berbagai unsur yang terlibat.
“Kami alokasikan sekitar Rp2,5 miliar bantuan kebencanaan dalam pengerahan personel pencarian ATR 42-500,” ujarnya.
Ia menjelaskan dana tersebut mencakup pembiayaan logistik harian bagi personel, pemenuhan kebutuhan operasional, serta dukungan teknis lainnya selama proses pencarian berlangsung.
Menurutnya, kelancaran logistik menjadi faktor penting agar pencarian dapat dilakukan secara berkelanjutan dan optimal.
Selain dukungan anggaran, Gubernur Andi Sudirman juga memastikan telah menurunkan tim kebencanaan dan tim kesehatan ke lokasi, lengkap dengan ambulans dan sarana pendukung lainnya untuk menunjang kebutuhan di lapangan.
Langkah ini, kata Andi Sudirman, merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah (pemda) untuk memastikan seluruh personel yang bertugas mendapatkan dukungan maksimal, baik dari sisi keselamatan, kesehatan, maupun ketersediaan logistik.
Hal ini sekaligus, lanjut dia, menjadi komitmen penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dalam mendukung operasi pencarian pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Maros-Pangkep beberapa hari lalu.
"Dan tentu kita akan terus melakukan pencarian semaksimal mungkin,” ujar Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Baca juga: Tim SAR berjuang evakuasi jenazah korban pesawat ATR di medan sulit
Baca juga: Pemprov Sulsel mendirikan dapur umum untuk tim gabungan pencarian pesawat ATR
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
