Mahfud MD mengundang BPKP untuk bantu awasi proyek di Kemenkominfo
Selasa, 23 Mei 2023 14:45 WIB
Plt Menteri Komunikasi dan Informatika Mahfud MD (kedua kiri) saat melakukan konferensi pers di Media Center Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2023). (ANTARA/Livia Kristianti)
Jakarta (ANTARA) - Pelaksana tugas Menteri Komunikasi dan Informatika (Plt Menkominfo) Mahfud MD mengundang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk membantu Kemenkominfo dalam pengawasan anggaran yang digunakan di proyek-proyeknya.
"Sekarang saya nyatakan dalam tugas dan wewenang saya dalam Menkominfo yang baru kapan saja BPKP mau masuk harus diizinkan dan saya undang untuk datang kesini untuk menyelesaikan kasus yang sudah ada," kata Mahfud di Media Center Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Selasa.
Menurutnya Kemenkominfo selama ini tidak meminta pengawasan BPKP untuk setiap proyeknya sehingga salah satu akibatnya terjadi kasus penyelewengan anggaran seperti dugaan korupsi untuk pengadaan Base Transceiver Station (BTS) 4G di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
Kondisi tersebut tentunya disayangkan mengingat di kementerian-kementerian lain, BPKP sengaja diundang untuk membantu pengawasan penggunaan anggaran sebelum memulai proyek sehingga anggaran yang digunakan bisa tepat sasaran.
"Memang aturannya tidak harus masuk, tapi boleh meminta pendampingan. Beberapa kementerian aman, karena sebelum memulai satu proyek minta BPKP mengaudit dulu. Ini berapa harganya, ini gimana produknya. Supaya aman," kata Mahfud.
Selain BPKP, Mahfud mengatakan di bawah wewenangnya sebagai Plt. Menkominfo ia mengundang para aparat penegak hukum untuk datang dan melakukan pemeriksaan jika terdapat laporan kasus terkait dengan Kemenkominfo.
Hal itu juga sejalan dengan keputusan Mahfud mendukung pengusutan kasus hukum terkait dengan dugaan kasus korupsi pengadaan BTS oleh BAKTI Kemenkominfo.
"Kepada aparat penegak hukum tidak akan dihalangi. KPK, kejaksaan, kepolisian, kalau memang ada laporan yang masuk akal untuk diteliti kami persilahkan, kami buka pintu selebar-lebarnya," tegas Mahfud.
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, sejak Jumat (19/5) ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Pelaksana tugas Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
Dalam tugasnya, ia diminta agar dapat menjaga kelancaran tugas serta fungsi Kementerian Komunikasi dan Informatika hingga adanya Menteri yang ditunjuk mengisi posisi tersebut secara definitif.
Salah satu tugas yang ditanganinya ialah membantu pengusutan kasus hukum terkait dugaan kasus korupsi BTS 4G di kawasan 3T.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mahfud MD undang BPKP untuk bantu awasi proyek di Kemenkominfo
"Sekarang saya nyatakan dalam tugas dan wewenang saya dalam Menkominfo yang baru kapan saja BPKP mau masuk harus diizinkan dan saya undang untuk datang kesini untuk menyelesaikan kasus yang sudah ada," kata Mahfud di Media Center Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Selasa.
Menurutnya Kemenkominfo selama ini tidak meminta pengawasan BPKP untuk setiap proyeknya sehingga salah satu akibatnya terjadi kasus penyelewengan anggaran seperti dugaan korupsi untuk pengadaan Base Transceiver Station (BTS) 4G di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
Kondisi tersebut tentunya disayangkan mengingat di kementerian-kementerian lain, BPKP sengaja diundang untuk membantu pengawasan penggunaan anggaran sebelum memulai proyek sehingga anggaran yang digunakan bisa tepat sasaran.
"Memang aturannya tidak harus masuk, tapi boleh meminta pendampingan. Beberapa kementerian aman, karena sebelum memulai satu proyek minta BPKP mengaudit dulu. Ini berapa harganya, ini gimana produknya. Supaya aman," kata Mahfud.
Selain BPKP, Mahfud mengatakan di bawah wewenangnya sebagai Plt. Menkominfo ia mengundang para aparat penegak hukum untuk datang dan melakukan pemeriksaan jika terdapat laporan kasus terkait dengan Kemenkominfo.
Hal itu juga sejalan dengan keputusan Mahfud mendukung pengusutan kasus hukum terkait dengan dugaan kasus korupsi pengadaan BTS oleh BAKTI Kemenkominfo.
"Kepada aparat penegak hukum tidak akan dihalangi. KPK, kejaksaan, kepolisian, kalau memang ada laporan yang masuk akal untuk diteliti kami persilahkan, kami buka pintu selebar-lebarnya," tegas Mahfud.
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, sejak Jumat (19/5) ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Pelaksana tugas Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
Dalam tugasnya, ia diminta agar dapat menjaga kelancaran tugas serta fungsi Kementerian Komunikasi dan Informatika hingga adanya Menteri yang ditunjuk mengisi posisi tersebut secara definitif.
Salah satu tugas yang ditanganinya ialah membantu pengusutan kasus hukum terkait dugaan kasus korupsi BTS 4G di kawasan 3T.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mahfud MD undang BPKP untuk bantu awasi proyek di Kemenkominfo
Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkominfo bahas minat Google berinvestasi untuk pusat data di Indonesia
09 October 2024 15:18 WIB, 2024
Menkominfo: Kasus pencurian data kartu SIM kesalahan mitra nakal Indosat
12 September 2024 17:53 WIB, 2024
Menkominfo menjelaskan tindak lanjut surat imbauan tentang penyiaran azan
05 September 2024 1:07 WIB, 2024
Menkominfo akan memblokir Bigo Live bila tak segera hapus judi online
28 August 2024 18:47 WIB, 2024
Menkominfo lantik Prabu Revolusi sebagai Dirjen IKP Kementerian Kominfo
19 August 2024 13:27 WIB, 2024
Menkominfo: KPU berwenang memeriksa pencatutan NIK di Pilkada Jakarta
16 August 2024 13:36 WIB, 2024
Presiden Jokowi panggil Menkominfo hingga Telkom guna membahas peretasan data
28 June 2024 18:11 WIB, 2024
Menkominfo: Pemerintah tidak akan penuhi tuntutan penyerang PDNS 2 minta 8 juta dollar AS
24 June 2024 16:01 WIB, 2024