
Mandiri-Perumda Pasar Makassar percepat modernisasi pasar

Makassar (ANTARA) - PT Bank Mandiri Region X Sulawesi dan Maluku berkolaborasi dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Makassar untuk mempercepat modernisasi pasar tradisional melalui transformasi digital di sektor perdagangan.
Regional CEO Bank Mandiri Region X Sulawesi dan Maluku, Nunung Andreas Wisnu di Makassar, Sulsel, Jumat, mengunjungi Perumda Pasar Kota Makassar untuk membahas kerja sama dalam transformasi digital di sektor perdagangan tradisional.
“Kami berharap seluruh pedagang di Pasar Pabaeng-Baeng dapat beralih ke sistem 'cashless'. Selain lebih praktis, ini juga memudahkan akses pedagang terhadap layanan perbankan, termasuk permodalan,” ujarnya.
Dalam mendorong transformasi digital di sektor perdagangan tradisional itu, Bank Mandiri menjadikan Pasar Pabaeng-baeng sebagai lokasi percontohan dalam program digitalisasi pasar.
Nunung Andreas Wisnu menjelaskan bahwa kunjungan ke Perumda Pasar Makassar bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan bagi para pedagang, sekaligus mendorong penerapan sistem transaksi non-tunai di lingkungan pasar.
Ia menambahkan perubahan perilaku masyarakat yang semakin jarang menggunakan uang tunai menjadi peluang besar bagi pasar tradisional untuk beradaptasi.
Dengan penggunaan QRIS Mandiri, transaksi jual beli di pasar diharapkan menjadi lebih mudah, cepat dan efisien.
“Kalau pedagang sudah menggunakan sistem digital, masyarakat juga tidak perlu repot membawa uang tunai. Ini tentu akan meningkatkan kenyamanan sekaligus potensi transaksi di pasar,” katanya.
Selain mendorong digitalisasi, Bank Mandiri juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaku UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pembiayaan hingga Rp500 juta disiapkan, termasuk pinjaman hingga Rp100 juta tanpa jaminan.
“Bank Mandiri siap mendukung penuh pertumbuhan pedagang pasar melalui akses pembiayaan yang lebih mudah. Kami juga akan mengunjungi 18 pasar utama di Makassar, dan Pasar Pabaeng-Baeng menjadi simbol awal dari program digitalisasi ini,” jelas Nunung.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Kota Makassar, Ali Gauli Arief menyambut baik langkah tersebut.
Ia mengapresiasi kunjungan Bank Mandiri sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pasar tradisional di Kota Makassar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Bank Mandiri. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi seluruh pedagang di pasar-pasar di Makassar,” ungkapnya.
Ali berharap pembinaan dari pihak perbankan dapat berjalan secara berkesinambungan, sehingga para pedagang semakin siap menghadapi era digital dan mampu meningkatkan daya saing usahanya.
Dengan langkah ini, Pasar Pabaeng-Baeng diharapkan menjadi model transformasi pasar tradisional menuju ekosistem digital yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing tinggi.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
