Karantina Pertanian Mamuju restui pengiriman palm karnel ke Gresik
Minggu, 28 Mei 2023 0:15 WIB
Penjabat Karantina Pertanian Mamuju memeriksa banyak 925 ton komoditi palm karnel dari Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dikirim ke Kota Gresik Provinsi Jawa Timur melalui pelabuhan Bone Manjeng Kabupaten Pasangkayu, Sabtu (27/5/2023) ANTARA Foto/ M Faisal Hanapi
Mamuju (ANTARA) - Karantina Pertanian Mamuju di Provinsi Sulawesi Barat merestui pengiriman sebanyak 925 ton komoditi palm karnel ke Gresik Provinsi Jawa Timur melalui pelabuhan Bone Manjeng Kabupaten Pasangkayu.
Kepala Karantina Pertanian Mamuju Agus Karyono, di Mamuju, Sabtu, mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap proses pengiriman palm kernel asal Sulawesi Barat (Sulbar) sebanyak 925 ton itu untuk dipasarkan di Kota Gresik.
Ia menyebut tindakan yang pengawasan yang dilakukan Karantina Pertanian Mamuju yakni melakukan pemeriksaan administrasi, fisik dan kesesuaian jumlah fisik palm kernel dengan yang terlampir pada dokumen permohonan.
"Palm kernel tersebut dinyatakan aman, terbebas dari serangan Sexava coriacea dan gudang produksinya juga tidak terdapat organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK)," katanya.
Sehingga, lanjutnya, komoditi tersebut layak diberangkatkan ke Kota Gresik yang ditandai dengan penerbitan sertifikat karantina KT-12.
Ia juga menyampaikan bahwa komoditi palm karnel tersebut memiliki nilai ekonomis sebesar Rp1,4 miliar.
"Komoditas tersebut juga merupakan turunan sawit sehingga memperkuat posisi Sulbar sebagai provinsi penghasil kelapa sawit terbesar di kawasan Indonesia Timur," ujarnya.
Ia mencatat pengiriman palm kernel ke Gresik maupun ke daerah lainnya di Indonesia telah rutin dilakukan setiap tahun.
"Pada tahun 2023, Karantina Pertanian Mamuju telah mensertifikasi palm kernel sebanyak 13.265 ton dengan frekuensi 11 kali pengiriman," katanya.
Ia berharap dengan pengiriman komoditi untuk dipasarkan tersebut dapat mendorong pembangunan ekonomi daerah dari sektor perkebunan.
Kepala Karantina Pertanian Mamuju Agus Karyono, di Mamuju, Sabtu, mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap proses pengiriman palm kernel asal Sulawesi Barat (Sulbar) sebanyak 925 ton itu untuk dipasarkan di Kota Gresik.
Ia menyebut tindakan yang pengawasan yang dilakukan Karantina Pertanian Mamuju yakni melakukan pemeriksaan administrasi, fisik dan kesesuaian jumlah fisik palm kernel dengan yang terlampir pada dokumen permohonan.
"Palm kernel tersebut dinyatakan aman, terbebas dari serangan Sexava coriacea dan gudang produksinya juga tidak terdapat organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK)," katanya.
Sehingga, lanjutnya, komoditi tersebut layak diberangkatkan ke Kota Gresik yang ditandai dengan penerbitan sertifikat karantina KT-12.
Ia juga menyampaikan bahwa komoditi palm karnel tersebut memiliki nilai ekonomis sebesar Rp1,4 miliar.
"Komoditas tersebut juga merupakan turunan sawit sehingga memperkuat posisi Sulbar sebagai provinsi penghasil kelapa sawit terbesar di kawasan Indonesia Timur," ujarnya.
Ia mencatat pengiriman palm kernel ke Gresik maupun ke daerah lainnya di Indonesia telah rutin dilakukan setiap tahun.
"Pada tahun 2023, Karantina Pertanian Mamuju telah mensertifikasi palm kernel sebanyak 13.265 ton dengan frekuensi 11 kali pengiriman," katanya.
Ia berharap dengan pengiriman komoditi untuk dipasarkan tersebut dapat mendorong pembangunan ekonomi daerah dari sektor perkebunan.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Industri sawit diharapkan jadi pengaman ekonomi nasional terhadap potensi krisis 2023
03 November 2022 10:49 WIB, 2022
Penyidik Kejagung periksa dua petinggi perusahaan swasta terkait ekspor CPO
29 April 2022 14:58 WIB, 2022
Wapres Ma'ruf Amin dorong peremajaan 185 ribu hektare untuk produktivitas sawit
31 October 2019 15:10 WIB, 2019
Mahathir Mohamad ingatkan kemungkinan sanksi dagang terhadap Malaysia
21 October 2019 15:46 WIB, 2019
Petani sawit di Kabupaten Sintang berkomitmen jaga lingkungan dengan RSPO
29 July 2019 14:39 WIB, 2019
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Belanja pemerintah pusat di Sulsel pada triwulan I 2026 mencapai Rp4,7 triliun
06 May 2026 14:22 WIB
Menkeu Purbaya: Penempatan SAL di perbankan berperan dalam pertumbuhan ekonomi 5,61 persen
06 May 2026 5:25 WIB
BPS: Transportasi udara dan laut di Sulsel meningkat signifikan per Maret 2026
05 May 2026 20:59 WIB