Idul Fitri - Dua Pengendara Tewas di Mamuju Selama Mudik
Kamis, 15 Agustus 2013 15:15 WIB
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Setidaknya ada dua pengendara roda dua di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, tewas sia-sia akibat kecelakaan lalu lintas selama perjalanan arus mudik hingga arus balik Idul Fitri 1434 Hijriah.
"Kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua nyawa melayang percuma semenjak operasi ketupat pada H-7 hingga sekarang ini. Angka kasus kecelakaan lalu lintas terbilang turun dibandingkan tahun sebelumnya," kata Kapolres Mamuju,, AKBP Darwis Rincing di Mamuju, Kamis.
Menurutnya, kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua pemuda tewas merupakaan kecelakaan tunggal.
"Yang pastinya ada kecenderungan kasus kecelakaaan lalu lintas turun walaupun operasi ketupat baru berakhir 17 Agustus 2013," katanya.
Kapolres menyampaikan turunnya kasus ini diharapkan menjadi titik awal membaiknya kesadaran masyarakat berkendaraan.
"Semoga ini pertanda baik bagi masyarakat yang taat berlalulintas khususnya bagi usia remaja yang sering ugal-ugalan di jalan raya," katanya.
Selain itu Darwis juga menyampaikan, jika kasus kriminal selama bulan Ramadhan juga mengalami penurunan.
Hal ini juga, kata dia, karena dukungan masyarakat Mamuju yang mampu menjaga terciptanya kondisi kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
"Kamtibmas di Mamuju berjalan bagus. Kita harapkan, terciptanya kantibmas ini bisa dipertahankan," ujarnya.
Apalagi, kata dia, dengan pemberlakuan wajib lapor bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebaran.
"Pemberlakuan aturan wajib lapor ikut berkontribusi positif sehingga angka kriminal seperti pencurian nyaris tidak ada," terangnya. Agus Setiawan
"Kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua nyawa melayang percuma semenjak operasi ketupat pada H-7 hingga sekarang ini. Angka kasus kecelakaan lalu lintas terbilang turun dibandingkan tahun sebelumnya," kata Kapolres Mamuju,, AKBP Darwis Rincing di Mamuju, Kamis.
Menurutnya, kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua pemuda tewas merupakaan kecelakaan tunggal.
"Yang pastinya ada kecenderungan kasus kecelakaaan lalu lintas turun walaupun operasi ketupat baru berakhir 17 Agustus 2013," katanya.
Kapolres menyampaikan turunnya kasus ini diharapkan menjadi titik awal membaiknya kesadaran masyarakat berkendaraan.
"Semoga ini pertanda baik bagi masyarakat yang taat berlalulintas khususnya bagi usia remaja yang sering ugal-ugalan di jalan raya," katanya.
Selain itu Darwis juga menyampaikan, jika kasus kriminal selama bulan Ramadhan juga mengalami penurunan.
Hal ini juga, kata dia, karena dukungan masyarakat Mamuju yang mampu menjaga terciptanya kondisi kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
"Kamtibmas di Mamuju berjalan bagus. Kita harapkan, terciptanya kantibmas ini bisa dipertahankan," ujarnya.
Apalagi, kata dia, dengan pemberlakuan wajib lapor bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebaran.
"Pemberlakuan aturan wajib lapor ikut berkontribusi positif sehingga angka kriminal seperti pencurian nyaris tidak ada," terangnya. Agus Setiawan
Pewarta : Aco Ahmad
Editor :
Copyright © ANTARA 2026