Logo Header Antaranews Makassar

Basarnas perluas area pencairan nelayan hilang di Majene

Senin, 2 Februari 2026 21:37 WIB
Image Print
Tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran untuk mencari nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Majene, Senin (2/2). ANTARA/HO-Basarnas Mamuju

Mamuju (ANTARA) - Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memperluas area pencarian hingga 50 nautical mile (Nm) terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Desa Onang, Kabupaten Majene.

"Pada hari kelima ini, area pencarian diperluas hingga sekitar 50 mil laut untuk memaksimalkan upaya menemukan korban," kata Kepala Kantor Basarnas Mamuju Mahmud Afandi di Mamuju, Senin.

Nelayan bernama Muhammad Rifai (32), dilaporkan hilang setelah terjatuh dari kapal saat melaut di perairan Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, pada Jumat (30/1).

Operasi SAR pada hari kelima pencairan, kata Mahmud Afandi, dilaksanakan sejak pukul 07.00 WITA dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari Pos Siaga SAR Majene, TNI AL, Polsek Tubo Sendana, BPBD Majene, Mapala Unsulbar serta masyarakat setempat.

Sarana yang digunakan, antara lain perahu karet, Rigid Inflatable Boat (RIB), kendaraan operasional serta peralatan navigasi, komunikasi, medis dan evakuasi.

Pencarian dilakukan dengan menyisir sepanjang area di wilayah perairan Majene. Namun, hingga Senin sekitar pukul 18.00 WITA, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan nelayan tersebut.

"Operasi SAR hari ini kami hentikan sementara dengan hasil nihil dan akan dilanjutkan kembali besok (Selasa, 3/2)," ujar Mahmud Afandi.

Mahmud Afandi menyampaikan bahwa upaya pencarian akan terus dimaksimalkan hingga korban ditemukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh unsur yang terlibat.

"Upaya pencarian akan terus dilanjutkan dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel SAR yang terlibat," ujar Mahmud Afandi.

Ia berharap upaya pencarian tersebut membuahkan hasil dan nelayan tersebut dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

"Kami akan berupaya maksimal untuk melakukan pencarian dan berharap, nelayan tersebut ditemukan dalam kondisi selamat," kata Mahmud Afandi.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026