Logo Header Antaranews Makassar

Seorang lansia tersesat di hutan Selayar belum ditemukan

Jumat, 30 Januari 2026 14:28 WIB
Image Print
Tim Basarnas melakukan pencarian dengan menyusuri hutan lokasi hilangnya korban lansia Abdul Wahab (70 di Kawasan Hutan Kebun Alasa, Tanete, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Jumat (30/12/2026). ANTARA/HO- Basarnas Makassar.

Makassar (ANTARA) - Seorang pria lanjut usai (lansia) bernama Abdul Wahab usai 70 tahun dilaporkan keluarganya hilang sejak Minggu, 26 Januari 2026 di Kawasan Hutan Kebun Alasa, Tanete, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

"Hari ini kita kembali melanjutkan operasi SAR pencarian dengan membagi tim menjadi dua SRU," ujar Kepala Kantor Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar di Makassar, Jumat.

Operasi pencarian pada hari ketiga dilaksanakan oleh tim SAR gabungan melibatkan Pos SAR Selayar, BPBD Selayar, Polsek Bontomatene, serta dukungan masyarakat setempat.

"Penyisiran dilakukan di sisi kiri dan kanan jalur setapak yang diduga dilalui korban, masing-masing sejauh lima kilometer menggunakan teknik ESAR," paparnya.

Sebelumnya, korban dilaporkan pihak keluarga pada Rabu (28/1/2026) karena belum pulang ke rumah di Desa Tanete, Selayar sejak mengunjungi keluarga di Dusun Unjuruyya, Tanete pada Sabtu (25/1/2026).

Informasi terakhir, korban sempat terlihat oleh warga pada pada Minggu (26/1/2026) siang di area hutan Alasa, Tanete. Karena tidak kunjung pulang, pihak keluarga baru melaporkan kepada Basarnas Makassar

"Kami berharap korban segera ditemukan dalam kondisi selamat. Kami juga menyiapkan langkah evakuasi dan penanganan medis bila korban ditemukan membutuhkan perawatan, serta prosedur darurat jika terjadi kondisi darurat pada personil di lapangan," paparnya.

Oleh karena itu, Basarnas Makassar mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melapor kepada tim SAR terdekat guna mempercepat proses pencarian.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026