APBD Sulbar 2024 terancam defisit Rp66 miliar
Kamis, 3 Agustus 2023 0:43 WIB
Penjabat Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakhrullah di Mamuju, pada pertemuan dengan anggota DPRD Sulbar dan menyampaikan, APBD Sulbar terancam defisit pada 2024 sebesar Rp66 miliar yang mesti dicarikan solusinya di Mamuju, (02/8/2023) ANTARA Foto/M Faisal Hanapi
Mamuju (ANTARA) - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulawesi Barat (Sulbar) yang dibahas pemerintah provinsi (pemprov) dan DPRD Sulbar terancam defisit sebesar Rp66 miliar pada 2024.
Penjabat Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakhrullah di Mamuju, Rabu, mengatakan, APBD Sulbar terancam defisit pada 2024 sebesar Rp66 miliar yang mesti dicarikan solusinya.
Ia mengatakan Pemprov Sulbar akan berupaya mengatasi defisit tersebut agar dapat ditutupi dengan sejumlah langkah antara lain koordinasi dengan DPRD Sulbar dan menghemat penggunaan APBD 2024.
Menurut dia, Pemprov Sulbar telah memiliki solusi untuk menutupi defisit sebesar Rp34 miliar, sehingga masih terdapat kekurangan sebesar Rp32 miliar untuk menutupi defisit APBN 2024.
"Pemerintah Sulbar akan membangun komitmen bersama dengan DPRD Sulbar agar dapat merevolusi APBD sehingga defisit yang terjadi dapat ditanggulangi," katanya.
Ia mengatakan pemerintah Sulbar juga akan berupaya agar APBD Sulbar pada 2024 dapat menyentuh langsung dan dirasakan dampaknya oleh masyarakat.
"APBD harus direvolusi agar berdampak langsung kepada masyarakat dengan mengubah cara berpikir mengenai APBD, sehingga penggunaannya melalui program pembangunan yang dilaksanakan bisa berdampak bagi pembangunan daerah," katanya.
Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Rahim mengatakan Pemprov dan DPRD Sulbar sementara ini membahas kebijakan umum anggaran dan prioritas anggaran sementara APBD Sulbar.
"Dalam pembahasan APBD Sulbar 2024 terdapat pelaksanaan Pilkada Sulbar yang akan membebani APBD Sulbar, sehingga pemprov dan DPRD akan membahas kembali upaya mengatasi masalah tersebut," katanya.
Penjabat Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakhrullah di Mamuju, Rabu, mengatakan, APBD Sulbar terancam defisit pada 2024 sebesar Rp66 miliar yang mesti dicarikan solusinya.
Ia mengatakan Pemprov Sulbar akan berupaya mengatasi defisit tersebut agar dapat ditutupi dengan sejumlah langkah antara lain koordinasi dengan DPRD Sulbar dan menghemat penggunaan APBD 2024.
Menurut dia, Pemprov Sulbar telah memiliki solusi untuk menutupi defisit sebesar Rp34 miliar, sehingga masih terdapat kekurangan sebesar Rp32 miliar untuk menutupi defisit APBN 2024.
"Pemerintah Sulbar akan membangun komitmen bersama dengan DPRD Sulbar agar dapat merevolusi APBD sehingga defisit yang terjadi dapat ditanggulangi," katanya.
Ia mengatakan pemerintah Sulbar juga akan berupaya agar APBD Sulbar pada 2024 dapat menyentuh langsung dan dirasakan dampaknya oleh masyarakat.
"APBD harus direvolusi agar berdampak langsung kepada masyarakat dengan mengubah cara berpikir mengenai APBD, sehingga penggunaannya melalui program pembangunan yang dilaksanakan bisa berdampak bagi pembangunan daerah," katanya.
Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Rahim mengatakan Pemprov dan DPRD Sulbar sementara ini membahas kebijakan umum anggaran dan prioritas anggaran sementara APBD Sulbar.
"Dalam pembahasan APBD Sulbar 2024 terdapat pelaksanaan Pilkada Sulbar yang akan membebani APBD Sulbar, sehingga pemprov dan DPRD akan membahas kembali upaya mengatasi masalah tersebut," katanya.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Makassar imbau spirit perjuangan Gaza jadi inspirasi ASN berkinerja
15 February 2026 12:48 WIB
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB