Gempa magnitudo 5.0 guncang Pacitan Jawa Timur
Sabtu, 19 Agustus 2023 4:56 WIB
Gempa berkekuatan magnitudo 5.0 di Pacitan Jawa Timur, Sabtu (8/19/2023) dini hari. ANTARA/tangkapan layar
Jakarta (ANTARA) - Gempa berkekuatan magnitudo 5.0 yang berpusat di Pacitan Jawa Timur mengguncang wilayah Jawa bagian tengah dan timur yang dirasakan oleh warga, namun dilaporkan tidak berpotensi tsunami.
Mengutip informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari pukul 01:29 WIB berlokasi di 8,99 lintang selatan, 111,06 bujur timur atau sekitar 90 kilometer barat daya Pacitan Jawa Timur.
Gempa berkekuatan magnitudo 5.0 tersebut berpusat di laut dengan kedalaman hanya 10 kilometer, atau termasuk kategori gempa dangkal.
Gempa dirasakan dengan kekuatan (MMI) III atau lemah di wilayah Pacitan tanpa ada potensi kerusakan, MMI II atau lebih lemah di wilayah Gunungkidul, Bantul, dan Yogyakarta.
Mengutip informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari pukul 01:29 WIB berlokasi di 8,99 lintang selatan, 111,06 bujur timur atau sekitar 90 kilometer barat daya Pacitan Jawa Timur.
Gempa berkekuatan magnitudo 5.0 tersebut berpusat di laut dengan kedalaman hanya 10 kilometer, atau termasuk kategori gempa dangkal.
Gempa dirasakan dengan kekuatan (MMI) III atau lemah di wilayah Pacitan tanpa ada potensi kerusakan, MMI II atau lebih lemah di wilayah Gunungkidul, Bantul, dan Yogyakarta.
Pewarta : Aditya Ramadhan
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gempa Magnitudo 7,1 guncang Melonguane Sulawesi Utara, tidak berpotensi tsunami
11 January 2026 6:36 WIB
Gempa magnitudo 3,9 di Gayo Lues Aceh akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra
25 December 2025 23:00 WIB
Gempa magnitudo 5,6 di Ternate akibat deformasi batuan Lempeng Laut Maluku
21 December 2025 22:00 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Hujan dan hujan petir berpoptensi dominasi guyur kota besar, Makassar gerimis
30 January 2026 6:46 WIB
Pemprov Sulbar perkuat upaya pencegahan paham IRET lewat pendekatan berbasis regulasi
30 January 2026 5:31 WIB