Pemprov Sulsel fasilitasi pembebasan lahan proyek strategis 896, 57 ha
Selasa, 29 Agustus 2023 13:10 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (dua kiri) dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman mengecek progres Kereta Api Makassar di Kabupaten Barru, Sabtu, (28 /5/ 2022).ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel
Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman telah memfasilitasi pembebasan lahan yang totalnya mencapai 896, 57 hektare (ha) untuk proyek-proyek strategis pemerintah.
"Kita melakukan fasilitasi pembebasan lahan untuk proyek-proyek strategis nasional. Contohnya, pembangunan jalan kereta api, pembangunan rumah sakit, pembangunan bandara, pembangunan irigasi atau Dam," kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Sulsel Andi Bakti Haruni di Makassar, Selasa.
"Itu semua kita fasilitasi melalui penlok. Jadi, kalau mau ada pembebasan lahan, gubernur harus menerbitkan SK lokasinya dan itu kita lakukan," sambung Bakti.
Selain itu, kata Andi Bakti, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman juga mendorong dilakukannya sertifikasi pengembang pada sebanyak 35 pengembang kelas menengah.
Para pengembang tersertifikasi itu dilibatkan dalam pembangunan/rehab rumah korban bencana sebanyak 1.195 unit (SPM).Rehab rumah tidak layak huni sebanyak 13 unit di Pulau Barrang Lompo Kota Makassar, dan Penanganan Kawasan Kumuh 348 ha yang menjadi kewenangan Pemprov Sulsel.
Selanjutnya melakukan penyediaan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) dan pembangunan air siap minum (Arsinum) 21 titik lokasi di 16 pulau dan 5 wilayah pesisir. Kemudian, penyediaan PSU jalan lingkungan permukiman 5.491, 21 meter dan penyediaan PSU drainase lingkungan permukiman 6.729,35 meter.
"Kami juga melakukan penyediaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di 9 lokasi, dan penyediaan PSU toilet 2 lokasi dan 1 unit mobil toilet," ujarnya.
"Kita melakukan fasilitasi pembebasan lahan untuk proyek-proyek strategis nasional. Contohnya, pembangunan jalan kereta api, pembangunan rumah sakit, pembangunan bandara, pembangunan irigasi atau Dam," kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Sulsel Andi Bakti Haruni di Makassar, Selasa.
"Itu semua kita fasilitasi melalui penlok. Jadi, kalau mau ada pembebasan lahan, gubernur harus menerbitkan SK lokasinya dan itu kita lakukan," sambung Bakti.
Selain itu, kata Andi Bakti, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman juga mendorong dilakukannya sertifikasi pengembang pada sebanyak 35 pengembang kelas menengah.
Para pengembang tersertifikasi itu dilibatkan dalam pembangunan/rehab rumah korban bencana sebanyak 1.195 unit (SPM).Rehab rumah tidak layak huni sebanyak 13 unit di Pulau Barrang Lompo Kota Makassar, dan Penanganan Kawasan Kumuh 348 ha yang menjadi kewenangan Pemprov Sulsel.
Selanjutnya melakukan penyediaan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) dan pembangunan air siap minum (Arsinum) 21 titik lokasi di 16 pulau dan 5 wilayah pesisir. Kemudian, penyediaan PSU jalan lingkungan permukiman 5.491, 21 meter dan penyediaan PSU drainase lingkungan permukiman 6.729,35 meter.
"Kami juga melakukan penyediaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di 9 lokasi, dan penyediaan PSU toilet 2 lokasi dan 1 unit mobil toilet," ujarnya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
30 WNI tertahan di Abu Dhabi dipulangkan ke Tanah Air lewat penerbangan repatriasi
05 March 2026 13:36 WIB
Pemkot Makassar koordinasi Kemenag untuk proses legalitas tanah wakaf masjid
19 January 2026 20:42 WIB
Viral, penjual es kelapa di Gowa daftarkan 24 anggota keluarga ke Tanah Suci
14 January 2026 3:54 WIB
Pusdalops mencatat korban meninggal akibat bencana di Sumut bertambah jadi 298 orang
03 December 2025 13:42 WIB
Pemerintah Jepang dan Austria turut berduka cita atas bencana alam di Indonesia
03 December 2025 12:04 WIB
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
PLN UID Sulselrabar salurkan bantuan kepada 6.950 orang lewat Cahaya Berkah Ramadhan
14 March 2026 5:40 WIB
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB