27 mahasiswa TB Ranger dari berbagai kampus ikut mengeliminasi TBC
Jumat, 1 September 2023 21:02 WIB
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam TB Ranger akan melakukan proses eliminasi kasus TB di Sulsel melalui Yamali TB Sulsel hingga lima bulan ke depan. ANTARA/HO-Yamali TB
Makassar (ANTARA) - Sebanyak 27 mahasiswa dari berbagai kampus yang tergabung sebagai TB Ranger ikut berkontribusi dalam melakukan eliminasi kasus Tuberculosis yang sering disebut TBC atau TB di Provinsi Sulawesi Selatan.
"Terhitung sejak awal Agustus hingga lima bulan ke depan, mereka akan ikut andil dalam proses menekan kasus TBC bersama Yamali Sulsel," ujar Ketua Yayasan Masyarakat Peduli (Yamali) TB Sulsel Kasri Riswadi di Makassar, Jumat.
Ia menyebut para mahasiswa itu berasal dari Universitas Hasanuddin, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Makassar, Universitas Atmajaya, dan Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) akan melakukan magang Campus Leaders Program Batch 7 di Yayasan Masyarakat Peduli Tuberkulosis (Yamali TB) Sulawesi Selatan sebagai mitra dari Bakrie Center Foundation (BCF).
Magang Campus Leaders Program Batch 7 merupakan salah satu implementasi dari Program Kolaborasi Nasional Multi Stakeholder dan Multi-years Percepatan Eliminasi TBC di Indonesia sebelum 2030.
Program Kolaborasi Nasional ini merupakan salah satu upaya untuk peran pengentasan penyakit TBC di Indonesia yang saat ini angkanya sudah berkisar 969 ribu kasus menurut WHO. Angka tersebut telah menempatkan Indonesia sebagai negara dengan penyumbang kasus TBC terbesar kedua di dunia setelah India.
"Kesadaran atas itu menghadirkan program kolaborasi ini sebagai jembatan antara pemerintah, akademisi, komunitas masyarakat, dunia usaha, dan media massa untuk sama-sama mendukung percepatan eliminasi TBC di Indonesia," ujar Kasri.
Sementara itu, Manager SR Yamali Wahriyadi mengapresiasi pilihan para mahasiswa untuk mengikuti program magang di Yamali TB.
Ia menjelaskan bahwa Yamali TB merupakan sebuah yayasan yang bergerak dan bekerja dalam upaya penanggulangan penyakit Tuberkulosis di Indonesia.
“Sudah sepantasanya kita semua ambil peran dalam upaya percepatan eliminasi TBC," ujarnya.
Wahriyadi berharap melalui program ini, semua pihak sama-sama berperan aktif, belajar, dan bekerja secara kreatif untuk mewujudkan eliminasi TBC. "Kami akan membuka ruang serta siap memfasilitasi mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyatanya,” kata dia.
Sebelumnya pada giat onboarding Nasional CLP 7, Founder BCF Anindya N Bakrie berharap dengan dukungan SDM mahasiswa serta dosen pembimbing, dapat membantu mengembangkan dan memperkuat lembaga sosial dalam pencapaian target penemuan kasus TBC sebagai upaya mewujudkan eliminasi TBC di tingkat provinsi dan nasional.
"Terhitung sejak awal Agustus hingga lima bulan ke depan, mereka akan ikut andil dalam proses menekan kasus TBC bersama Yamali Sulsel," ujar Ketua Yayasan Masyarakat Peduli (Yamali) TB Sulsel Kasri Riswadi di Makassar, Jumat.
Ia menyebut para mahasiswa itu berasal dari Universitas Hasanuddin, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Makassar, Universitas Atmajaya, dan Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) akan melakukan magang Campus Leaders Program Batch 7 di Yayasan Masyarakat Peduli Tuberkulosis (Yamali TB) Sulawesi Selatan sebagai mitra dari Bakrie Center Foundation (BCF).
Magang Campus Leaders Program Batch 7 merupakan salah satu implementasi dari Program Kolaborasi Nasional Multi Stakeholder dan Multi-years Percepatan Eliminasi TBC di Indonesia sebelum 2030.
Program Kolaborasi Nasional ini merupakan salah satu upaya untuk peran pengentasan penyakit TBC di Indonesia yang saat ini angkanya sudah berkisar 969 ribu kasus menurut WHO. Angka tersebut telah menempatkan Indonesia sebagai negara dengan penyumbang kasus TBC terbesar kedua di dunia setelah India.
"Kesadaran atas itu menghadirkan program kolaborasi ini sebagai jembatan antara pemerintah, akademisi, komunitas masyarakat, dunia usaha, dan media massa untuk sama-sama mendukung percepatan eliminasi TBC di Indonesia," ujar Kasri.
Sementara itu, Manager SR Yamali Wahriyadi mengapresiasi pilihan para mahasiswa untuk mengikuti program magang di Yamali TB.
Ia menjelaskan bahwa Yamali TB merupakan sebuah yayasan yang bergerak dan bekerja dalam upaya penanggulangan penyakit Tuberkulosis di Indonesia.
“Sudah sepantasanya kita semua ambil peran dalam upaya percepatan eliminasi TBC," ujarnya.
Wahriyadi berharap melalui program ini, semua pihak sama-sama berperan aktif, belajar, dan bekerja secara kreatif untuk mewujudkan eliminasi TBC. "Kami akan membuka ruang serta siap memfasilitasi mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyatanya,” kata dia.
Sebelumnya pada giat onboarding Nasional CLP 7, Founder BCF Anindya N Bakrie berharap dengan dukungan SDM mahasiswa serta dosen pembimbing, dapat membantu mengembangkan dan memperkuat lembaga sosial dalam pencapaian target penemuan kasus TBC sebagai upaya mewujudkan eliminasi TBC di tingkat provinsi dan nasional.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dirut ANTARA semangati COVID Ranger untuk tekan gelombang pertama pandemi
13 April 2021 18:52 WIB, 2021
Pemeran Power Ranger Merah ke Indonesia Comic Con pada akhir pekan ini
08 October 2019 8:24 WIB, 2019
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Menko Pangan dukung Pemkot Makassar membangun proyek PSEL di TPA Antang Manggala
06 February 2026 18:26 WIB