Makassar (ANTARA) - Perum Bulog Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara mulai menyerap jagung produksi petani sesuai permintaan Menteri Pertanian pada pihak Bulog.

"Menteri Pertanian meminta Bulog untuk menyerap jagung petani setidaknya 500.000 ton selama panen raya kali ini secara nasional," kata Kepala Bulog Sulselbar Akhmad Kholisun di Makassar, Jumat.

Dia mengatakan, pada saat panen jagung Maret 2023 pihaknya sudah mulai melakukan penyerapan produksi petani di beberapa kabupaten seperti Kabupaten Bulukumba, Jeneponto dan Bone.

Menurut dia, penyerapan itu diharapkan terus berlangsung, namun tetap mengikuti ketentuan yang berlaku, misalnya persentase kadar air jagung pipil sebesar 15 persen dengan harga pembelian Rp4.200 per kilogram.

Namun kondisi di lapangan, lanjut dia, masih banyak ditemukan kadar air jagung milik petani rata-rata masih terlalu tinggi, sehingga tidak memenuhi standar yang ditentukan Bulog.

Sementara di Kabupaten Bone, Perum Bulog Kansilog Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai membuka pembelian jagung dari petani pada akhir Maret 2024.

"Ini sebagai tindak lanjut instruksi Menteri Pertanian untuk menyerap jagung petani, menyusul anjloknya harga jagung pakan," kata Asisten Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik, Perum Bulog Kantor Cabang Bone Andi Ishak.

Penyerapan jagung itu dilakukan mengingat harga jagung petani yang semula harganya masih di kisaran Rp7 ribu - Rp8 ribu per kilogram, turun menjadi Rp5 ribu bahkan harga sempat turun menjadi Rp3 ribu per kg.

Menyikapi hal tersebut Mentan meminta Bulog dan para pengusaha di bawah Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) untuk menyerap jagung hasil panen petani dengan harga yang layak.

Menurut Ishak, meski Bulog sudah membuka pintu untuk menyerap jagung petani, namun sebagian besar petani di Kabupaten Wajo masih menahan produksinya untuk mendapatkan harga pembelian Rp5 ribu per kg.

Dia mengatakan, pengadaan stok jagung ini baru pertama kali dilakukan pada 2024. Untuk pelaksanaan di lapangan tinggal menunggu petani jagung membawa jagungnya atau dilakukan sistem jemput bola.

 

Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2024