Logo Header Antaranews Makassar

Rezim Baath runtuh, warga robohkan patung ayah Bashar al-Assad di berbagai kota di Suriah

Minggu, 8 Desember 2024 20:32 WIB
Image Print
Kekuasaan 61 tahun Partai Baath di Suriah tumbang pada Minggu (8/12/2024) setelah ibu kota Damaskus lepas dari kendali rezim Assad. /ANTARA/Anadolu/py

Damaskus/Latakia (ANTARA) - Dengan runtuhnya rezim Baath Suriah pada Minggu dan berakhirnya era keluarga Assad, warga Suriah terlihat merobohkan patung Hafez al-Assad, mendiang ayah dari Presiden Bashar al-Assad yang digulingkan, di berbagai kota di seluruh negeri.

Ketika kota-kota terbesar di negara itu lepas dari kendali rezim, banyak warga turun ke jalan dan merobohkan patung-patung mendiang Assad dan menghancurkan foto-foto putranya, Bashar.

Dari Ibu Kota Damaskus hingga kampung halaman keluarga Assad di pesisir Latakia, di antara kota-kota lainnya, semua simbol rezim dirobohkan.

Di Damaskus, orang-orang juga menyerbu istana Bashar al-Assad.

Keberadaan Bashar masih belum diketahui, sementara perayaan terus berlanjut di banyak bagian negara itu.

Media internasional melaporkan berbagai klaim bahwa Assad meninggalkan negara itu, dengan laporan yang belum dikonfirmasi menyebut bahwa ia mungkin telah melakukan perjalanan ke Rusia atau negara tetangga Timur Tengah.

Dalam beberapa hari terakhir, ribuan orang di seluruh dunia telah menggunakan program pelacakan penerbangan untuk melacak rute penerbangan ke dan dari Damaskus dan Latakia.

Sumber: Anadolu




Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026