Kodim Tator membersihkan material longsor dan evakuasi barang korban
Jumat, 10 Mei 2024 17:23 WIB
Personel Koramil Makale saat membersihkan material longsor di Kabupaten Tana Toraja usai diterjang musibah bencana alam, Jumat (10/5/2024). ANTARA/HO/Penerangan Kodam XIV/Hsn.
Makassar (ANTARA) - Personel Kodim 1414/Tator dan Koramil Makale bersama warga membersihkan material longsor dan membantu mengevakuasi barang berharga milik korban longsor di Kelurahan Lion Tondok Iring Kecamatan Makale Utara Tana Toraja Sulawesi Selatan.
Danramil Makale Kapten Inf Uda Kalalembang melalui rilis yang diterima di Makassar Jumat mengatakan, material longsor banyak berserakan dan menutup sarana dan prasarana warga seperti jalan dan lainnya.
"Sekarang banjir sudah surut tetapi material yang ditinggalkan menumpuk dan menutup akses, sehingga kita semua bekerja sama untuk membersihkannya," katanya.
Kapten Uda Kalalembang menyatakan, hujan yang terus menerus dan mengguyur Kabupaten Tana Toraja membuat sebagian wilayah mengalami banjir dan longsor.
Aparat TNI dari Kodim dan Koramil pun turun langsung membantu warga yang terdampak banjir dan longsor dengan mengevakuasi warga ke tempat aman, termasuk barang berharga miliknya.
"Kita bantu evakuasi korban yang terdampak termasuk barang berharganya. Setelah banjir surut, selanjutnya material longsor juga kita bersihkan," katanya.
Sebelumnya, hujan yang turun terus menerus menyebabkan terjadi tanah longsor yang menimpa rumah warga, sehingga personil Koramil 01/Makale membantu mengevakuasi barang-barang milik korban yang terdampak longsor.
Personel Koramil 1414-01/Makale bersama masyarakat melaksanakan gotong-royong membersihkan material longsor menggunakan alat seadanya.
Danramil 1414-01/Makale Kapten Inf Uda Kalalembang menyampaikan tujuan dari kegiatan karya bakti ini yakni untuk membantu meringankan beban masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong-royong, rasa kekeluargaan, dan saling membantu antar-sesama.
"Kami TNI akan selalu hadir dan siap membantu masyarakat, karena itu diharapkan kepada masyarakat jangan segan dan jangan takut untuk segera melaporkan kepada Babinsanya apabila ada kejadian di desanya," katanya.
Dengan adanya kepedulian semua pihak, bencana bisa diminimalisasi, sehingga tidak menimbulkan korban, bahkan bencana bisa kita hindari jika itu semua bisa dilakukan oleh semua pihak.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun rumah korban tertutup tanah sehingga kami mengevakuasi barang barang yang bisa di selamatkan," kata Danramil.
Danramil Makale Kapten Inf Uda Kalalembang melalui rilis yang diterima di Makassar Jumat mengatakan, material longsor banyak berserakan dan menutup sarana dan prasarana warga seperti jalan dan lainnya.
"Sekarang banjir sudah surut tetapi material yang ditinggalkan menumpuk dan menutup akses, sehingga kita semua bekerja sama untuk membersihkannya," katanya.
Kapten Uda Kalalembang menyatakan, hujan yang terus menerus dan mengguyur Kabupaten Tana Toraja membuat sebagian wilayah mengalami banjir dan longsor.
Aparat TNI dari Kodim dan Koramil pun turun langsung membantu warga yang terdampak banjir dan longsor dengan mengevakuasi warga ke tempat aman, termasuk barang berharga miliknya.
"Kita bantu evakuasi korban yang terdampak termasuk barang berharganya. Setelah banjir surut, selanjutnya material longsor juga kita bersihkan," katanya.
Sebelumnya, hujan yang turun terus menerus menyebabkan terjadi tanah longsor yang menimpa rumah warga, sehingga personil Koramil 01/Makale membantu mengevakuasi barang-barang milik korban yang terdampak longsor.
Personel Koramil 1414-01/Makale bersama masyarakat melaksanakan gotong-royong membersihkan material longsor menggunakan alat seadanya.
Danramil 1414-01/Makale Kapten Inf Uda Kalalembang menyampaikan tujuan dari kegiatan karya bakti ini yakni untuk membantu meringankan beban masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong-royong, rasa kekeluargaan, dan saling membantu antar-sesama.
"Kami TNI akan selalu hadir dan siap membantu masyarakat, karena itu diharapkan kepada masyarakat jangan segan dan jangan takut untuk segera melaporkan kepada Babinsanya apabila ada kejadian di desanya," katanya.
Dengan adanya kepedulian semua pihak, bencana bisa diminimalisasi, sehingga tidak menimbulkan korban, bahkan bencana bisa kita hindari jika itu semua bisa dilakukan oleh semua pihak.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun rumah korban tertutup tanah sehingga kami mengevakuasi barang barang yang bisa di selamatkan," kata Danramil.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejari Tana Toraja tahan tersangka dugaan korupsi jaringan air bersih
13 January 2025 22:01 WIB, 2025
Polres Tator programkan "goes to campus" guna mengedukasi Kamseltibcarlantas
31 July 2024 1:39 WIB, 2024
Ribuan warga terpencil di Tator Sulsel kini menikmati listrik PLN 24 jam
15 June 2024 0:24 WIB, 2024
BB Kekarantinaan Kesehatan Makassar perluas layanan ke Bandara Pongtiku Toraja
09 April 2024 7:37 WIB, 2024
Pemkab Tana Toraja siapkan sanksi berat bagi THM buka selama Ramadhan 1445 H
12 March 2024 20:30 WIB, 2024
Personel TNI-Polri cegat kendaraan muat babi tak dilengkapi surat di Tana Toraja
31 July 2023 0:19 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Efisiensi pendidikan, Rektor Unhas minta identifikasi mahasiswa lambat studi
27 January 2026 4:47 WIB
Demo pemekaran Luwu Raya lumpuhkan pasokan BBM, harga pertalite Rp35.000/liter
26 January 2026 18:37 WIB
Pemprov Sulsel percepat perbaikan ruas jalan Kalosi--Cece dan Malauwe--Surakan di Enrekang
25 January 2026 6:07 WIB
Kemenkum dan Kemenham Sulbar sinergi perkuat perlindungan kekayaan intelektual
24 January 2026 18:43 WIB