107 orang tewas terinjak pada acara keagamaan di India
Rabu, 3 Juli 2024 8:54 WIB
Ilustrasi - Seorang sukarelawan berjalan melewati tempat tidur sekali pakai yang terbuat dari kardus di kampus Radha Soami Satsang Beas, sebuah organisasi spiritual, dimana pusat perawatan penyakit virus Korona (COVID-19) telah dibangun untuk pasien di tengah penyebaran penyakit tersebut, di New Delhi, India, Jumat (26/6/2020). REUTERS/Danish Siddiqui/pras/cfo
Moskow (ANTARA) - Sedikitnya 107 orang tewas terinjak-injak saat acara keagamaan di Kota Hathras di Negara Bagian Uttar Pradesh, India utara, pada Selasa, lapor surat kabar Hindustan Times yang mengutip kepolisian.
Insiden itu dilaporkan terjadi setelah khatib pada acara keagamaan yang dikenal sebagai "Satsang" selesai menyampaikan pidato dan semua orang meninggalkan tempat.
Sesak napas di lokasi kejadian diyakini telah menyebabkan kegelisahan di kalangan partisipan, yang mulai berlarian sehingga menimbulkan kekacauan, kata kepolisian Uttar Pradesh,
Menurutnya, selama acara berlangsung kondisi cuaca panas dan lembap.
“Banyak sekali massa yang berkumpul di lokasi. Tak ada jalan keluar, semua orang berjatuhan kemudian terjadi insiden desak-desakan. Ketika saya mencoba keluar, ada sepeda motor yang sedang parkir sehingga menghalangi jalan. Banyak yang pingsan, sementara yang lainnya meninggal,” ujar salah satu saksi seperti dikutip surat kabar tersebut.
Sementara itu, Ketua Menteri Uttar Pradesh Yogi Adityanath mengungkapkan kesedihannya atas insiden tragis tersebut dan menginstruksikan penyelidikan.
Sumber: Sputnik
Insiden itu dilaporkan terjadi setelah khatib pada acara keagamaan yang dikenal sebagai "Satsang" selesai menyampaikan pidato dan semua orang meninggalkan tempat.
Sesak napas di lokasi kejadian diyakini telah menyebabkan kegelisahan di kalangan partisipan, yang mulai berlarian sehingga menimbulkan kekacauan, kata kepolisian Uttar Pradesh,
Menurutnya, selama acara berlangsung kondisi cuaca panas dan lembap.
“Banyak sekali massa yang berkumpul di lokasi. Tak ada jalan keluar, semua orang berjatuhan kemudian terjadi insiden desak-desakan. Ketika saya mencoba keluar, ada sepeda motor yang sedang parkir sehingga menghalangi jalan. Banyak yang pingsan, sementara yang lainnya meninggal,” ujar salah satu saksi seperti dikutip surat kabar tersebut.
Sementara itu, Ketua Menteri Uttar Pradesh Yogi Adityanath mengungkapkan kesedihannya atas insiden tragis tersebut dan menginstruksikan penyelidikan.
Sumber: Sputnik
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Euro 2020 - Ayah Harry Maguire cedera tulang rusuk terinjak-injak di Wembley
14 July 2021 13:50 WIB, 2021
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Trump tambah kapal induk ke Timur Tengah jika kesepakatan dengan Iran gagal
11 February 2026 10:51 WIB
Partai LDP pimpinan PM Sanae Takaichi menang pemilu Jepang, kebijakan China tidak berubah
10 February 2026 10:29 WIB