Majene Polman Mamasa Masih Hujan
Sabtu, 3 Mei 2014 16:03 WIB
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Kabupaten Majene, Polewali Mandar dan Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat masih mengalami musim hujan.
"Wilayah disebelah selatan Provinsi Sulbar diantaranya Kabupaten Majene, Polman dan Mamasa masih dilanda hujan," kata Prakirawan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Majene, Mujahidin di Mamuju, Sabtu.
Ia mengatakan, sebelumnya diprediksi musim kemarau akan melanda daerah itu pada awal bulan Mei ini, namun musim hujan masih terjadi yang diprediksi akan berakhir pada awal bulan Juni tahun ini.
Menurut dia, daerah itu dilanda musim hujan sejak Desember 2013 hingga Mei 2014, dengan kondisi curah hujan normal sekitar 100 mililiter.
"Kemarau akan melanda tiga Kabupaten itu pada awal Juni dan diprediksi akan berakhir dua sampai tiga bulan kedepannya setelah itu akan kembali dilanda musim hujan," katanya.
Ia mengatakan, meskipun dinilai normal, hujan yang masih terjadi di daerah itu patut diwaspadai khususnya pada daerah yang berada dipegunungan di wilayah itu, karena hujan dapat mengakibatkan longsor, karena tanah yang ada di daerah itu labil dan mudah longsor.
Sementara kata dia, kabupaten yang berada dibagian utara Provinsi seperti Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah dan Mamuju Utara telah dilanda musim kemarau yang diprediksi akan terjadi sampai dua tiga bulan kedepan.
"Di tiga wilayah ini, petani harus mewaspadai ancaman kemarau jangan sampai petani mengalami gagal panen karena tanaman padi mereka kekurangan air, mulai saat ini semuanya harus diantisipasi, meski musim kemarau ini terbilang singkat ini juga harus menjadi perhatian pemerintah setempat," katanya. Agus Setiawan
"Wilayah disebelah selatan Provinsi Sulbar diantaranya Kabupaten Majene, Polman dan Mamasa masih dilanda hujan," kata Prakirawan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Majene, Mujahidin di Mamuju, Sabtu.
Ia mengatakan, sebelumnya diprediksi musim kemarau akan melanda daerah itu pada awal bulan Mei ini, namun musim hujan masih terjadi yang diprediksi akan berakhir pada awal bulan Juni tahun ini.
Menurut dia, daerah itu dilanda musim hujan sejak Desember 2013 hingga Mei 2014, dengan kondisi curah hujan normal sekitar 100 mililiter.
"Kemarau akan melanda tiga Kabupaten itu pada awal Juni dan diprediksi akan berakhir dua sampai tiga bulan kedepannya setelah itu akan kembali dilanda musim hujan," katanya.
Ia mengatakan, meskipun dinilai normal, hujan yang masih terjadi di daerah itu patut diwaspadai khususnya pada daerah yang berada dipegunungan di wilayah itu, karena hujan dapat mengakibatkan longsor, karena tanah yang ada di daerah itu labil dan mudah longsor.
Sementara kata dia, kabupaten yang berada dibagian utara Provinsi seperti Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah dan Mamuju Utara telah dilanda musim kemarau yang diprediksi akan terjadi sampai dua tiga bulan kedepan.
"Di tiga wilayah ini, petani harus mewaspadai ancaman kemarau jangan sampai petani mengalami gagal panen karena tanaman padi mereka kekurangan air, mulai saat ini semuanya harus diantisipasi, meski musim kemarau ini terbilang singkat ini juga harus menjadi perhatian pemerintah setempat," katanya. Agus Setiawan
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG Majene imbau warga Sulbar waspadai kemungkinan terjadinya hujan lebat
04 July 2023 19:26 WIB, 2023
BMKG minta masyarakat waspada banjir rob yang melanda Mamuju dan Majene
06 December 2021 23:07 WIB, 2021
BMKG ingatkan warga Sulbar waspadai potensi bencana hidrometeorologi
31 October 2021 16:31 WIB, 2021
BMKG: Evakuasi ke tempat aman, bukan eksodus keluar daerah pascagempa Majene Sulbar
18 January 2021 9:46 WIB, 2021
PMI kerahkan relawan dari Palu dan Makassar bantu korban gempa Sulawesi Barat
15 January 2021 15:10 WIB, 2021
BMKG imbau waspada potensi tsunami akibat gempa susulan di Majene Sulbar
15 January 2021 12:25 WIB, 2021