Iran bakal menggempur pangkalan sekutu Israel jika diserang
Rabu, 2 Oktober 2024 9:10 WIB
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan serangan rudal terhadap Israel didasarkan pada "hak pembelaan diri yang sah" negara tersebut, seraya menekankan bahwa Iran memberikan "tanggapan tegas" terhadap "agresi" Israel. /ANTARA/Anadolu/py
Teheran (ANTARA) - Iran bertekad bakal menggempur pangkalan dan kepentingan sekutu-sekutu Israel di Timur Tengah jika pihaknya mendapat serangan, kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran.
"Jika ada intervensi langsung dari negara-negara pendukung Israel, termasuk Amerika Serikat, dan agresi terhadap Iran, pangkalan dan kepentingan mereka di Timur Tengah secara bersamaan akan menghadapi serangan dahsyat angkatan bersenjata Republik Islam Iran," kata Staf Umum melalui pernyataan yang dipublikasi kantor berita Iran Tasnim.
Disebutkan bahwa Iran tidak akan memulai perang melawan Israel, namun pihaknya siap untuk mempertahankan haknya untuk membela diri.
Pada Selasa (1/10) Iran meluncurkan ratusan rudal balistik ke Israel sebagai balasan atas kematian pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, pemimpin politik kelompok perjuangan Palestina Hamas, Ismail Haniyeh serta komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Abbas Nilforoushan.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa pemerintahnya tidak mencari perang dengan Israel, melainkan akan menghadapi ancaman apa pun dengan cara yang tegas.
Sumber: Sputnik
"Jika ada intervensi langsung dari negara-negara pendukung Israel, termasuk Amerika Serikat, dan agresi terhadap Iran, pangkalan dan kepentingan mereka di Timur Tengah secara bersamaan akan menghadapi serangan dahsyat angkatan bersenjata Republik Islam Iran," kata Staf Umum melalui pernyataan yang dipublikasi kantor berita Iran Tasnim.
Disebutkan bahwa Iran tidak akan memulai perang melawan Israel, namun pihaknya siap untuk mempertahankan haknya untuk membela diri.
Pada Selasa (1/10) Iran meluncurkan ratusan rudal balistik ke Israel sebagai balasan atas kematian pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, pemimpin politik kelompok perjuangan Palestina Hamas, Ismail Haniyeh serta komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Abbas Nilforoushan.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa pemerintahnya tidak mencari perang dengan Israel, melainkan akan menghadapi ancaman apa pun dengan cara yang tegas.
Sumber: Sputnik
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
China kecam ancaman tarif Trump terhadap negara sekutu BRICS, menyebutnya "paksaan"
08 July 2025 13:05 WIB
Dinas rahasia Ukraina sebut telah tangkap sekutu penting Presiden Vladimir Putin
13 April 2022 10:39 WIB, 2022
Sekutu Presiden Putin: Produk pertanian Rusia hanya dipasok ke negara "sahabat"
01 April 2022 18:02 WIB, 2022
NATO pertimbangkan perkuat sekutu di Baltik jika pasukan Rusia betah di Belarus
08 February 2022 6:18 WIB, 2022
Amerika Serikat setujui penjualan senjata potensial ke sekutu Timur Tengah
04 February 2022 7:10 WIB, 2022
Biden: AS perlu negosiasi dengan sekutu tetapkan aturan perdagangan untuk lawan China
17 November 2020 10:28 WIB, 2020
Kebijakan perdagangan Joe Biden akan membidik China dan merangkul sekutu AS
08 November 2020 10:01 WIB, 2020
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Keluar rel akibatkan kereta cepat kecelakaan di Spanyol, 21 orang tewas dan ratusan terluka
19 January 2026 9:37 WIB
Perkuat satuan militer, Prancis segera kerahkan pasukan darat, laut, udara ke Greenland
16 January 2026 18:10 WIB