Pemprov Sulbar tangani KLB DBD di Tutar Polman
Sabtu, 19 Oktober 2024 1:37 WIB
Penjabat Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin menyampaikan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar telah diminta untuk melakukan intervensi penanganan KLB DBD di Kecamatan Tutar Kabupaten Polman, Jumat (18/10/2024). ANTARA/HO Humas Pemprov Sulbar
Polman (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menangani kejadian luar biasa (KLB) penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Tubbi Taramanu (Tutar) Kabupaten Polewali Mandar.
Penjabat Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin di Mamuju, Jumat mengatakan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar telah diminta untuk melakukan intervensi penanganan KLB DBD di Kecamatan Tutar Kabupaten Polman.
Ia mengatakan, Dinkes Sulbar, Dinsos Sulbar dan BNPB Provinsi Sulbar telah diminta melakukan sejumlah penanganan KLB DBD tersebur diantaranya membantu penanganan medis korban penyakit DBD dan memberikan bantuan kepada pangan dan logistik kepada keluarganya serta melakukan fogging.
"Pemprov Sulbar juga akan bersama Forkopimda Sulbar untuk turun kelapangan menangani KLB DBD tersebut, dan akan berupaya agar kasus DBD di Kecamatan Tutar tidak bertambah," katanya.
Menurut dia, sebanyak 95 kasus DBD telah terjadi di Kecamatan Tutar, dan jumlah tersebut naik dua kali lipat dalam dua pekan terakhir.
"Dinkes Sulbar telah melakukan penyelidikan epidemiologi, dan ditemukan penyebab masyarakat rentang mengalami penyakit DBD dan mengalami KLB karena imunitas masyarakat belum terbentuk menghadapi DBD seperti yang terjadi di Desa Ambopadang Kecamatan Tutar," katanya.
Ia mengatakan, Dinkes Sulbar telah melakukan penyuluhan mengenai bahaya dan cara mencegah DBD kepada masyarakat.
Kemudian melakukan intervensi jangka pendek, dengan memaksimalkan pelayanan perawatan melalui puskesmas pembantu (Pustu), maupun puskemas bagi masyakakat yang terkena DBD sebelum dirujuk di RSUD Kabupaten Polman.
"Selain itu telah menyerahkan alat fogging dan bibit Abate kepada Pemkab Polman, dan akan bekerjasama untuk membasmi nyamuk aedes aegepty sebagai penyebab DBD," katanya.
Penjabat Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin di Mamuju, Jumat mengatakan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar telah diminta untuk melakukan intervensi penanganan KLB DBD di Kecamatan Tutar Kabupaten Polman.
Ia mengatakan, Dinkes Sulbar, Dinsos Sulbar dan BNPB Provinsi Sulbar telah diminta melakukan sejumlah penanganan KLB DBD tersebur diantaranya membantu penanganan medis korban penyakit DBD dan memberikan bantuan kepada pangan dan logistik kepada keluarganya serta melakukan fogging.
"Pemprov Sulbar juga akan bersama Forkopimda Sulbar untuk turun kelapangan menangani KLB DBD tersebut, dan akan berupaya agar kasus DBD di Kecamatan Tutar tidak bertambah," katanya.
Menurut dia, sebanyak 95 kasus DBD telah terjadi di Kecamatan Tutar, dan jumlah tersebut naik dua kali lipat dalam dua pekan terakhir.
"Dinkes Sulbar telah melakukan penyelidikan epidemiologi, dan ditemukan penyebab masyarakat rentang mengalami penyakit DBD dan mengalami KLB karena imunitas masyarakat belum terbentuk menghadapi DBD seperti yang terjadi di Desa Ambopadang Kecamatan Tutar," katanya.
Ia mengatakan, Dinkes Sulbar telah melakukan penyuluhan mengenai bahaya dan cara mencegah DBD kepada masyarakat.
Kemudian melakukan intervensi jangka pendek, dengan memaksimalkan pelayanan perawatan melalui puskesmas pembantu (Pustu), maupun puskemas bagi masyakakat yang terkena DBD sebelum dirujuk di RSUD Kabupaten Polman.
"Selain itu telah menyerahkan alat fogging dan bibit Abate kepada Pemkab Polman, dan akan bekerjasama untuk membasmi nyamuk aedes aegepty sebagai penyebab DBD," katanya.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenkes mengimbau masyarakat tak perlu khawatir soal nyamuk ber-Wolbachia
17 November 2023 8:37 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB