Idul Fitri - Ribuan Warga Bayar Zakat di Masjid Raya
Minggu, 27 Juli 2014 18:24 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Ribuan warga membayar Zakat Fitrah melalui Badan Amil Zakat (BAZ) Masjid Raya Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
"Hingga sore ini tercatat 4.400 warga telah membayarkan zakat fitrah melalui BAZ Masjid Raya," kata Seksi Penerimaan Amil Zakat Masjid Raya Muh. Syahril di Makassar, Minggu.
Syahril mengatakan, warga yang membayar zakat berasal dari berbagai wilayah di Kota Makassar. Jumlah penyetor zakat, lanjutnya, tidak jauh berbeda dari tahun lalu, namun secara nominal zakat yang terkumpul jauh lebih besar.
"Jumlah zakat yang terkumpul telah mencapai lebih dari Rp80 juta rupiah, kami perkirakan jumlahnya jauh lebih besar dari tahun lalu, karena harga beras yang menjadi patokan setoran zakat juga naik," jelasnya.
Zakat yang terkumpul, menurut Syahril akan disalurkan kepada masyarakat yang kurang mampu di berbagai kelurahan, diantaranya Kelurahan Bajo Baru, Baraya, Bontolatua, dan Paranglayang.
"Zakat kami salurkan dalam bentuk beras, warga yang berhak akan menerima satu karung beras yang banyaknya kurang lebih sama dengan beras Raskin (25 kg)," urainya.
Mekanisme pembagian zakat dilakukan melalui perwakilan BAZ Masjid Raya yang ada di setiap kelurahan, hal ini dilakukan agar tidak terjadi antrian penerima zakat di masjid ini. Antrian masyarakat penerima zakat, lanjut Syahril, akan tampak seperti mempertontonkan kemiskinan dan hal inilah yang dihindari oleh pihaknya.
Meski demikian BAZ Masjid Raya tetap mengakomodir warga yang datang untuk meminta zakat di masjid tersebut.
"Meski tidak terdaftar, warga kurang mampu yang datang ke sini tetap kami berikan beras sebanyak kurang lebih empat liter per orang," katanya. Z Abdullah
"Hingga sore ini tercatat 4.400 warga telah membayarkan zakat fitrah melalui BAZ Masjid Raya," kata Seksi Penerimaan Amil Zakat Masjid Raya Muh. Syahril di Makassar, Minggu.
Syahril mengatakan, warga yang membayar zakat berasal dari berbagai wilayah di Kota Makassar. Jumlah penyetor zakat, lanjutnya, tidak jauh berbeda dari tahun lalu, namun secara nominal zakat yang terkumpul jauh lebih besar.
"Jumlah zakat yang terkumpul telah mencapai lebih dari Rp80 juta rupiah, kami perkirakan jumlahnya jauh lebih besar dari tahun lalu, karena harga beras yang menjadi patokan setoran zakat juga naik," jelasnya.
Zakat yang terkumpul, menurut Syahril akan disalurkan kepada masyarakat yang kurang mampu di berbagai kelurahan, diantaranya Kelurahan Bajo Baru, Baraya, Bontolatua, dan Paranglayang.
"Zakat kami salurkan dalam bentuk beras, warga yang berhak akan menerima satu karung beras yang banyaknya kurang lebih sama dengan beras Raskin (25 kg)," urainya.
Mekanisme pembagian zakat dilakukan melalui perwakilan BAZ Masjid Raya yang ada di setiap kelurahan, hal ini dilakukan agar tidak terjadi antrian penerima zakat di masjid ini. Antrian masyarakat penerima zakat, lanjut Syahril, akan tampak seperti mempertontonkan kemiskinan dan hal inilah yang dihindari oleh pihaknya.
Meski demikian BAZ Masjid Raya tetap mengakomodir warga yang datang untuk meminta zakat di masjid tersebut.
"Meski tidak terdaftar, warga kurang mampu yang datang ke sini tetap kami berikan beras sebanyak kurang lebih empat liter per orang," katanya. Z Abdullah
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Panitia MTQ Korpri Nasional 2026 menyiapkan 12 lomba di Makassar dan Pangkep
15 February 2026 22:49 WIB
Pemkot Makassar imbau spirit perjuangan Gaza jadi inspirasi ASN berkinerja
15 February 2026 12:48 WIB
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB