Capres AS Kamala Harris minta pendukungnya terima hasil Pemilu 2024
Kamis, 7 November 2024 12:03 WIB
Calon presiden dari Partai Demokrat AS, Kamala Harris, pada Minggu (3/11/2024) berjanji akan melakukan segala yang dia bisa untuk mengakhiri perang Israel di Jalur Gaza yang terkepung, jika terpilih sebagai presiden. /ANTARA/Anadolu/py
Washington (ANTARA) - Kandidat calon presiden AS sekaligus petahana Wakil Presiden Kamala Harris meminta para pendukungnya untuk menerima kekalahannya dalam Pemilu 2024.
Harris mengaku memahami kekecewaan mendalam yang dirasakan oleh banyak pendukungnya, dengan mengatakan bahwa hasil Pilpres AS kali ini bukan lah yang mereka inginkan, pilih, dan perjuangkan.
"Saya tahu orang-orang merasakan dan mengalami berbagai emosi saat ini. Saya mengerti. Namun, kita harus menerima hasil pemilu ini," kata Harris kepada para pendukungnya yang berkumpul di Howard University, Washington DC, Rabu (6/11).
Calon presiden Partai Demokrat itu pun mengatakan telah berbicara dengan Presiden terpilih Donald Trump dan mengucapkan selamat atas kemenangannya.
"Saya juga mengatakan kepadanya (Trump) bahwa kami akan membantu dia dan timnya dalam masa transisi mereka, dan bahwa kami akan bekerja sama dalam pengalihan kekuasaan secara damai," ujar Harris.
Ia mendesak pendukung Demokrat untuk tidak menyerah setelah hasil pemilu, tetapi sebaliknya justru "menyingsingkan lengan baju", berorganisasi, dan tetap bekerja demi kebebasan dan keadilan serta masa depan yang bisa dibangun bersama.
"Saya tahu banyak orang merasa kita sedang memasuki masa gelap, tetapi demi kebaikan kita semua, saya harap itu tidak terjadi. Tetapi begini masalahnya, Amerika, jika memang demikian, mari kita penuhi langit dengan cahaya dari miliaran bintang yang cemerlang, cahaya optimisme, iman, kebenaran, dan pelayanan," kata Harris.
Kemenangan Trump menandai kebangkitan yang bersejarah setelah ia gagal terpilih kembali untuk masa jabatan kedua pada 2020.
Kala itu, dia mengeklaim tanpa bukti bahwa pemilu itu dicurangi dan mencoba untuk membatalkan hasil pemilu, tetapi tidak berhasil.
Ia menjadi mantan presiden pertama AS yang didakwa atas kejahatan negara bagian atau federal dalam empat dakwaan terpisah dan dihukum awal tahun ini di negara bagian New York atas 34 tuduhan memalsukan catatan bisnis untuk menutupi pembayaran uang tutup mulut kepada bintang film dewasa Stormy Daniels, yang mengeklaim bahwa ia berselingkuh dengan Trump.
Pemilu kali ini juga menguntungkan Partai Republik secara keseluruhan karena mereka menggeser keseimbangan kekuasaan dari Demokrat dengan mengambil alih kendali Senat dengan perolehan suara 52-43, dengan beberapa pemilihan masih berlangsung tetapi hanya 51 yang dibutuhkan untuk mengambil alih mayoritas.
Trump akan dilantik untuk masa jabatan kedua di Gedung Putih pada 20 Januari 2025.
Harris, sebagai wakil presiden, dijadwalkan untuk mengawasi upacara pelantikan di Capitol.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kamala Harris minta pendukungnya terima hasil pemilu
Harris mengaku memahami kekecewaan mendalam yang dirasakan oleh banyak pendukungnya, dengan mengatakan bahwa hasil Pilpres AS kali ini bukan lah yang mereka inginkan, pilih, dan perjuangkan.
"Saya tahu orang-orang merasakan dan mengalami berbagai emosi saat ini. Saya mengerti. Namun, kita harus menerima hasil pemilu ini," kata Harris kepada para pendukungnya yang berkumpul di Howard University, Washington DC, Rabu (6/11).
Calon presiden Partai Demokrat itu pun mengatakan telah berbicara dengan Presiden terpilih Donald Trump dan mengucapkan selamat atas kemenangannya.
"Saya juga mengatakan kepadanya (Trump) bahwa kami akan membantu dia dan timnya dalam masa transisi mereka, dan bahwa kami akan bekerja sama dalam pengalihan kekuasaan secara damai," ujar Harris.
Ia mendesak pendukung Demokrat untuk tidak menyerah setelah hasil pemilu, tetapi sebaliknya justru "menyingsingkan lengan baju", berorganisasi, dan tetap bekerja demi kebebasan dan keadilan serta masa depan yang bisa dibangun bersama.
"Saya tahu banyak orang merasa kita sedang memasuki masa gelap, tetapi demi kebaikan kita semua, saya harap itu tidak terjadi. Tetapi begini masalahnya, Amerika, jika memang demikian, mari kita penuhi langit dengan cahaya dari miliaran bintang yang cemerlang, cahaya optimisme, iman, kebenaran, dan pelayanan," kata Harris.
Kemenangan Trump menandai kebangkitan yang bersejarah setelah ia gagal terpilih kembali untuk masa jabatan kedua pada 2020.
Kala itu, dia mengeklaim tanpa bukti bahwa pemilu itu dicurangi dan mencoba untuk membatalkan hasil pemilu, tetapi tidak berhasil.
Ia menjadi mantan presiden pertama AS yang didakwa atas kejahatan negara bagian atau federal dalam empat dakwaan terpisah dan dihukum awal tahun ini di negara bagian New York atas 34 tuduhan memalsukan catatan bisnis untuk menutupi pembayaran uang tutup mulut kepada bintang film dewasa Stormy Daniels, yang mengeklaim bahwa ia berselingkuh dengan Trump.
Pemilu kali ini juga menguntungkan Partai Republik secara keseluruhan karena mereka menggeser keseimbangan kekuasaan dari Demokrat dengan mengambil alih kendali Senat dengan perolehan suara 52-43, dengan beberapa pemilihan masih berlangsung tetapi hanya 51 yang dibutuhkan untuk mengambil alih mayoritas.
Trump akan dilantik untuk masa jabatan kedua di Gedung Putih pada 20 Januari 2025.
Harris, sebagai wakil presiden, dijadwalkan untuk mengawasi upacara pelantikan di Capitol.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kamala Harris minta pendukungnya terima hasil pemilu
Pewarta : Yashinta Difa
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Capres AS Donald Trump unggul di lima negara bagian, Harris di Wisconsin dan Michigan
06 November 2024 10:00 WIB, 2024
Capres Harris berjanji akhiri perang di Gaza jika terpilih menjadi presiden AS
04 November 2024 15:42 WIB, 2024
Harris-Trump terus bersaing, saat 75 juta warga AS telah mencoblos dalam pilpres
04 November 2024 12:45 WIB, 2024
62 juta lebih warga AS telah menyalurkan suara awal jelang hari Pemilu
01 November 2024 13:21 WIB, 2024
Harris dan Trump bersaing ketat sebelum Pilpres AS pada November 2024
27 October 2024 6:17 WIB, 2024
Surat terbuka: Pemimpin muslim AS mendukung Kamala Harris sebagai presiden
08 October 2024 10:47 WIB, 2024
Kamala Harris: Aliansi sesama rakyat AS-Israel lebih penting dari Netanyahu
07 October 2024 11:12 WIB, 2024
Calon presiden Harris dan Trump tunjukkan pesan persatuan di peringatan serangan teror AS
12 September 2024 6:43 WIB, 2024