Pemkab Pangkep gelar bimtek data statistik sektoral 2024
Rabu, 13 November 2024 16:11 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkep Hj Suriani didampingi Plt Kepala Dinas Kominfo SP Pangkep Abbas Hasan saat membuka bimtek data statistik sektoral 2024 di ruang rapat lantai 3 Kantor Bupati Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu (13/11/2024). ANTARA/HO-Humas Diskominfo Pangkep
Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian menggelar bimbingan teknis data statistik sektoral tahun 2024 yang diikuti oleh seluruh perangkat daerah lingkup Pemkab setempat.
Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkep Hj Suriani didampingi Plt Kepala Dinas Kominfo SP Pangkep Abbas Hasan di ruang rapat lantai 3 Kantor Bupati Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu (13/11).
Sekda Pangkep mengatakan bimtek ini penting dilaksanakan untuk mewujudkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, mudah diakses, serta dikelola secara seksama, terintegrasi, dan berkelanjutan
"Bimtek ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait proses penyelenggaraan statistik sektoral agar data yang dihasilkan lebih relevan, akurat, tepat waktu, mudah terjangkau, mudah ditafsirkan, dan konsisten," katanya.
Sekda berharap para peserta bimtek bisa lebih memahami pengelolaan data dalam proses penyelenggaraan statistik sektoral, sesuai dengan kaidah statistik dan prinsip-prinsip penyelenggaraan statistik sektoral, serta memberikan pengetahuan dasar mengenai statistik sektoral kepada para pengelola data di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga dapat mengaplikasikannya pada pekerjaan.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Bimtek ini, para pengelola data diharapkan dapat melakukan updating data sektoral pada Portal Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten pangkep sehingga kualitas dan akurasi data dapat terus terjaga.
Pembicara dari BPS Pangkep, Haerul menjelaskan, dari bimtek ini peserta diharapkan memahami dan melengkapi atribut-atribut data.
"Di tempat lain itu sudah ada di level yang berbeda dan harus kita kejar. Tahun kemarin, nilai IPS kita mencapai 1,83 berkategori cukup dan itu masih ada beberapa kabupaten lain di bawah kita, namun itu harus tetap ditingkatkan, " katanya.
Sementara pemateri dari Dinas Kominfo Kabupaten Polman (Sulawesi Barat), Fathur menyampaikan, bimtek ini lebih kepada penguatan pengelolaan data sektoral melalui aplikasi Pangkep Satu Data.
"Jadi kita di OPD sama-sama menginput data di aplikasi Pangkep Satu Data yang akan tersinkronisasi dengan portal Satu Data Indonesia.
" Setelah Bimtek ini, teman-teman OPD bisa menginput data ril di lapangan yang ada di Pangkep ini, " jelas Fathur.(*/Inf)
Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkep Hj Suriani didampingi Plt Kepala Dinas Kominfo SP Pangkep Abbas Hasan di ruang rapat lantai 3 Kantor Bupati Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu (13/11).
Sekda Pangkep mengatakan bimtek ini penting dilaksanakan untuk mewujudkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, mudah diakses, serta dikelola secara seksama, terintegrasi, dan berkelanjutan
"Bimtek ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait proses penyelenggaraan statistik sektoral agar data yang dihasilkan lebih relevan, akurat, tepat waktu, mudah terjangkau, mudah ditafsirkan, dan konsisten," katanya.
Sekda berharap para peserta bimtek bisa lebih memahami pengelolaan data dalam proses penyelenggaraan statistik sektoral, sesuai dengan kaidah statistik dan prinsip-prinsip penyelenggaraan statistik sektoral, serta memberikan pengetahuan dasar mengenai statistik sektoral kepada para pengelola data di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga dapat mengaplikasikannya pada pekerjaan.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Bimtek ini, para pengelola data diharapkan dapat melakukan updating data sektoral pada Portal Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten pangkep sehingga kualitas dan akurasi data dapat terus terjaga.
Pembicara dari BPS Pangkep, Haerul menjelaskan, dari bimtek ini peserta diharapkan memahami dan melengkapi atribut-atribut data.
"Di tempat lain itu sudah ada di level yang berbeda dan harus kita kejar. Tahun kemarin, nilai IPS kita mencapai 1,83 berkategori cukup dan itu masih ada beberapa kabupaten lain di bawah kita, namun itu harus tetap ditingkatkan, " katanya.
Sementara pemateri dari Dinas Kominfo Kabupaten Polman (Sulawesi Barat), Fathur menyampaikan, bimtek ini lebih kepada penguatan pengelolaan data sektoral melalui aplikasi Pangkep Satu Data.
"Jadi kita di OPD sama-sama menginput data di aplikasi Pangkep Satu Data yang akan tersinkronisasi dengan portal Satu Data Indonesia.
" Setelah Bimtek ini, teman-teman OPD bisa menginput data ril di lapangan yang ada di Pangkep ini, " jelas Fathur.(*/Inf)
Pewarta : Darim
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Pusdokkes Polri kumpulkan data untuk identifikasi korban kecelakaan pesawat ATR
21 January 2026 4:42 WIB
Menhub: Pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Pangkep laik terbang
20 January 2026 4:35 WIB
Tim SAR Unhas terlibat pencarian pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Pangkep
19 January 2026 17:37 WIB
Kodaeral VI kerahkan SAR bantu pencarian korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Pangkep
19 January 2026 4:16 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB