Bawaslu Makassar jamin perlindungan sosial bagi 2.225 Panwas Pilkada
Sabtu, 16 November 2024 19:04 WIB
Ketua Bawaslu Makassar, Dede Arwinsyah (dua kanan) bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Makassar I Nyoman Hary Sujana (dua kiri) menandatangani perjanjian kerja sama atau MoU perlingan sosial kepada 2.225 panitia pengawas (panwas) adhoc di Makassar, Sulawesi Selatan. (ANTARA/HO-Dokumentasi Bawaslu Makassar)
Makassar (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar Sulawesi Selatan menjamin perlindungan sosial bagi 2.225 panitia pengawas (panwas) adhoc yang bekerja mengawasi Pilkada serentak 2024, yang diawali dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
"Penandatanganan MoU ini merupakan salah satu bentuk kepedulian nyata Bawaslu Makassar terhadap keselamatan dan kesejahteraan jajaran pengawas Adhoc," kata Ketua Bawaslu Makassar Dede Arwinsyah, di Makassar, Sabtu.
Dede mengemukakan dengan adanya perlindungan jaminan sosial tersebut, pengawas adhoc dapat bekerja dengan lebih tenang dan aman selama tahapan Pilkada serentak Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar.
Ia menyebutkan pengawas adhoc yang didaftarkan perlindungan Ketenagakerjaan dalam pengawasan Pilkada sebanyak 2.225 orang tersebar di 15 kecamatan dan 153 kelurahan se-Kota Makassar.
"Untuk kecamatan ada 45 Panwascam., 150 orang untuk sekretariat Panwascam, dan 153 untuk Pengawas Kelurahan, serta 1.877 Pengawas TPS," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Makassar I Nyoman Hary Sujana menyampaikan tujuan dari kerja sama itu untuk memberikan Payung Hukum ketika terjadi masalah.
"Maka dari itu jaminan sosialnya akan disiapkan, mana kebutuhan administrasinya disiapkan sebelum terjadi masalah tersebut, dan pada saat terjadi tidak akan ada kerepotan untuk menyiapkan berkas administrasinya," ujarnya.
Ia menambahkan, manfaat yang diperoleh oleh jajaran pengawas adhoc dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, yang dapat memberikan perlindungan maksimal terhadap risiko yang mungkin terjadi dalam menjalankan tugas.
"Penandatanganan MoU ini merupakan salah satu bentuk kepedulian nyata Bawaslu Makassar terhadap keselamatan dan kesejahteraan jajaran pengawas Adhoc," kata Ketua Bawaslu Makassar Dede Arwinsyah, di Makassar, Sabtu.
Dede mengemukakan dengan adanya perlindungan jaminan sosial tersebut, pengawas adhoc dapat bekerja dengan lebih tenang dan aman selama tahapan Pilkada serentak Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar.
Ia menyebutkan pengawas adhoc yang didaftarkan perlindungan Ketenagakerjaan dalam pengawasan Pilkada sebanyak 2.225 orang tersebar di 15 kecamatan dan 153 kelurahan se-Kota Makassar.
"Untuk kecamatan ada 45 Panwascam., 150 orang untuk sekretariat Panwascam, dan 153 untuk Pengawas Kelurahan, serta 1.877 Pengawas TPS," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Makassar I Nyoman Hary Sujana menyampaikan tujuan dari kerja sama itu untuk memberikan Payung Hukum ketika terjadi masalah.
"Maka dari itu jaminan sosialnya akan disiapkan, mana kebutuhan administrasinya disiapkan sebelum terjadi masalah tersebut, dan pada saat terjadi tidak akan ada kerepotan untuk menyiapkan berkas administrasinya," ujarnya.
Ia menambahkan, manfaat yang diperoleh oleh jajaran pengawas adhoc dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, yang dapat memberikan perlindungan maksimal terhadap risiko yang mungkin terjadi dalam menjalankan tugas.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB