Tehran/Istanbul (ANTARA) - Sedikitnya lima orang tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam aksi protes yang terjadi di wilayah barat dan barat daya Iran pada Kamis (1/1), demikian dilaporkan media setempat.

Kantor Berita semi resmi, Fars, mengutip seorang pejabat lokal yang tidak disebutkan namanya, melaporkan lebih dari 150 orang berkumpul di wilayah Lordegan, Provinsi Chaharmahal dan Bakhtiari. Massa dilaporkan meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah serta melempari gedung-gedung publik dengan batu.

“Setelah polisi turun tangan, sebagian pengunjuk rasa melepaskan tembakan ke arah aparat keamanan hingga melukai sejumlah petugas, sementara dua orang tewas dalam bentrokan tersebut,” kata pejabat itu.

Fars juga melaporkan tiga orang lainnya tewas dan 17 orang terluka ketika sekelompok perusuh menyerang markas kepolisian di Provinsi Lorestan. Insiden itu terjadi dengan memanfaatkan aksi protes publik di Kota Azna.

Para penyerang menggunakan senjata tajam dan senjata api saat berupaya melucuti aparat dan menyerbu gudang senjata, yang kemudian memicu bentrokan.

Kekerasan ini terjadi setelah media lokal memberitakan penangkapan 20 orang dalam insiden di Kota Kuhdasht, Provinsi Lorestan, pada Rabu. Dalam peristiwa tersebut, seorang anggota pasukan Basij yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran dilaporkan tewas.



Berita  lengkap : Lima orang tewas dalam aksi protes di Iran Barat

Pewarta : Cindy Frishanti Octavia
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026