Pemerintah Sulbar Diminta Ambil Alih Proyek PNPM-MP
Rabu, 11 Februari 2015 23:31 WIB
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat diminta mengambil alih proyek program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) di Provinsi Sulawesi Barat untuk yang tidak selesai.
Mantan fasilitator program PNPM-MP Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju, Ali Sunar di Mamuju, Rabu, mengatakan, proyek PNPM-MP yang tidak sempat selesai seperti pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk akses ekonomi masyarakat minta diambil alih pemerintah.
Ia mengatakan, anggaran akan sia-sia bila program sarana dan prasarana yang sebelumnya didanai melalui program PNPM-MP namun kemudian tidak diselesaikan dan tidak dimanfaatkan untuk masyarakat.
"Pemerintah harus mengambil alih proyek PNPM-MP yang tidak selesai mendatanya kemudian membangun sampai selesai agar proyek PNPM-MP dapat dimanfaatkan masyarakat, untuk memperlancar ekonominya," katanya.
Ia berharap proyek PNPM-MP yang tidak dapat diselesaikan menyusul program PNPM-MP telah diberhentikan pemerintah, jangan sampai terlantar dan tidak dimanfaatkan, yang tentu banyak pula terdapat di Provinsi Sulbar.
"Jalan jembatan sekolah irigasi yang tidak selesai tolong diambil alih dan diselesaikan proyek itu, karena benar benar sangat penting untuk masyarakat," katanya.
Kepala Bidang Usaha Ekonomi dan Keluarga Badan Pengembangan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Sulbar, Yasin mengatakan, pada tahun 2014 anggaran yang dikelola untuk PNPM-MP di Sulbar mencapai Rp68 miliar, bersumber dari dana APBN pemerintah pusat.
Ia mengatakan, anggaran PNPM-MP di Sulbar juga berasal dari dana APBD sebesar Rp16 miliar berasal dari seluruh Kabupaten di Sulbar yang tersentuh program itu.
Menurut dia, anggaran tersebut telah digunakan untuk mensukseskan PNPM-MP di Sulbar yang telah menyentuh 48 Kecamatan dari enam Kabupaten di Sulbar, sementara desa dan kelurahan dan yang terdanai dengan anggaran PNPM-MP mencapai 416 desa dan kelurahan
Sejak dilaksanakan pada 2007 sampai tahun 2014 anggaran yang dihabiskan untuk program PNPM-MP sebesar Rp613 miliar anggaran tersebut di antaranya bersumber dari pemerinah pusat melalui APBN sebesar Rp510 miliar dan dari dana APBD Kabupaten yang tersentuh program PNPM-MP di Sulbar sebesar Rp108 miiar.
Sementara itu, terdapat anggaran yang terdapat dari dana swadaya masyarakat sebesar Rp24 miliar, anggaran itu diantaranya untuk membangun kebutuhan sarana dan prasarana masyarakat meningkatkan ekonominya. FC Kuen
Mantan fasilitator program PNPM-MP Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju, Ali Sunar di Mamuju, Rabu, mengatakan, proyek PNPM-MP yang tidak sempat selesai seperti pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk akses ekonomi masyarakat minta diambil alih pemerintah.
Ia mengatakan, anggaran akan sia-sia bila program sarana dan prasarana yang sebelumnya didanai melalui program PNPM-MP namun kemudian tidak diselesaikan dan tidak dimanfaatkan untuk masyarakat.
"Pemerintah harus mengambil alih proyek PNPM-MP yang tidak selesai mendatanya kemudian membangun sampai selesai agar proyek PNPM-MP dapat dimanfaatkan masyarakat, untuk memperlancar ekonominya," katanya.
Ia berharap proyek PNPM-MP yang tidak dapat diselesaikan menyusul program PNPM-MP telah diberhentikan pemerintah, jangan sampai terlantar dan tidak dimanfaatkan, yang tentu banyak pula terdapat di Provinsi Sulbar.
"Jalan jembatan sekolah irigasi yang tidak selesai tolong diambil alih dan diselesaikan proyek itu, karena benar benar sangat penting untuk masyarakat," katanya.
Kepala Bidang Usaha Ekonomi dan Keluarga Badan Pengembangan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Sulbar, Yasin mengatakan, pada tahun 2014 anggaran yang dikelola untuk PNPM-MP di Sulbar mencapai Rp68 miliar, bersumber dari dana APBN pemerintah pusat.
Ia mengatakan, anggaran PNPM-MP di Sulbar juga berasal dari dana APBD sebesar Rp16 miliar berasal dari seluruh Kabupaten di Sulbar yang tersentuh program itu.
Menurut dia, anggaran tersebut telah digunakan untuk mensukseskan PNPM-MP di Sulbar yang telah menyentuh 48 Kecamatan dari enam Kabupaten di Sulbar, sementara desa dan kelurahan dan yang terdanai dengan anggaran PNPM-MP mencapai 416 desa dan kelurahan
Sejak dilaksanakan pada 2007 sampai tahun 2014 anggaran yang dihabiskan untuk program PNPM-MP sebesar Rp613 miliar anggaran tersebut di antaranya bersumber dari pemerinah pusat melalui APBN sebesar Rp510 miliar dan dari dana APBD Kabupaten yang tersentuh program PNPM-MP di Sulbar sebesar Rp108 miiar.
Sementara itu, terdapat anggaran yang terdapat dari dana swadaya masyarakat sebesar Rp24 miliar, anggaran itu diantaranya untuk membangun kebutuhan sarana dan prasarana masyarakat meningkatkan ekonominya. FC Kuen
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Sulbar perkuat upaya pencegahan paham IRET lewat pendekatan berbasis regulasi
30 January 2026 5:31 WIB
Tingkatkan tertib administrasi, Kanwil Kemenkum Sulbar perkuat sinergi dengan BHP Makassar
29 January 2026 18:00 WIB
Kemenkum Sulbar perkuat layanan perusahaan perorangan dengan sistem perpajakan
29 January 2026 16:07 WIB
Lindungi potensi ekonomi, Kemenkum Sulbar dan PMD Polman percepat pendaftaran merek kolektif
29 January 2026 4:30 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Pemprov Sulbar perkuat upaya pencegahan paham IRET lewat pendekatan berbasis regulasi
30 January 2026 5:31 WIB