Polisi di Makassar Gelar Program Datangi Warga
Kamis, 12 Februari 2015 15:45 WIB
Wakapolres Pelabuhan Makassar Komisaris Polisi Sribulan (ketiga kiri) bercengkrama dengan warga dalam program "Ammaengeki', di Kecamatan Ujungtanah Makassar, Kamis, (12/2) (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Puluhan Polisi Polres Pelabuhan Makassar mengunakan kopiah mendatangi rumah-rumah warga di jalan Barukang, Kecamatan Ujungtanah, Makassar dalam program "Ammangeiki" atau datang sebagai bentuk pendekatan polisi kepada masyarakat.
"Selama ini masyarakat takut datang ke kantor polisi untuk melaporkan apabila ada kejadian, dengan program ini kami yang mendatangi mereka," kata Wakil Kepala Polres Pelabuhan Makassar, Komisaris Polisi Sribulan, usai bertemu warga di Makassar, Kamis.
Menurutnya, kedatangan polisi ke rumah warga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat serta mengetahui apa saja keluhan warga terkait terjadinya tindakan kejahatan yang terjadi namun enggan dilaporkan.
"Sengaja kami datang untuk menyampaikan polisi ada bila dibutuhkan untuk melindungi masyarakat. Kami datang dan meminta warga segera melaporkan bila terjadi kejahatan tanpa diketahui identitasnya siapa yang melapor," sebut perwira berpangkat satu bunga ini.
Sri menyatakan pihaknya terus mengelar program ini rutin selama beberapa bulan ke depan dengan menyasar rumah-rumah warga sebagai upaya kepolisian meminimalisir kejahatan.
"Warga yang ditemui diminta keterangan dan diberikan nomor kantor polisi dan ponsel termasuk mendengar keluhan apa saja tindak kejahatan yang terjadi termasuk gangguan kamtibmas. Kunjungan ke rumah warga digelar setiap hari Kamis," ujarnya.
Saat ditanya berapa rumah warga yang akan didatangi, kata dia, tentunya tersebar di wilayah kerja Polres Pelabuhan Makassar dan sekitarnya.
"Ada 20 Kelurahan di Kecamatan Ujungtanah dan 12 kelurahan di Kecamatan Wajo. Kegiatan ini dilakukan untuk meminimalisir tindakan kejahatan melalui laporan warga," tambahnya.
Sementara Sumeizita Suarman salah seorang warga yang ditemui polisi di rumahnya mengatakan, program itu sangat bagus untuk menekan angka kejahatan di kawasan padat penduduk di wilayah Polres Pelabuhan.
"Kami mendukung adanya progam polisi mendatangi warga, karena tidak semua warga mau mendatangi kantor polisi apalagi mau melaporkan kejadian karena takut menjadi saksi dan dilibatkan pada peristiwa tersebut," katanya.
"Selama ini masyarakat takut datang ke kantor polisi untuk melaporkan apabila ada kejadian, dengan program ini kami yang mendatangi mereka," kata Wakil Kepala Polres Pelabuhan Makassar, Komisaris Polisi Sribulan, usai bertemu warga di Makassar, Kamis.
Menurutnya, kedatangan polisi ke rumah warga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat serta mengetahui apa saja keluhan warga terkait terjadinya tindakan kejahatan yang terjadi namun enggan dilaporkan.
"Sengaja kami datang untuk menyampaikan polisi ada bila dibutuhkan untuk melindungi masyarakat. Kami datang dan meminta warga segera melaporkan bila terjadi kejahatan tanpa diketahui identitasnya siapa yang melapor," sebut perwira berpangkat satu bunga ini.
Sri menyatakan pihaknya terus mengelar program ini rutin selama beberapa bulan ke depan dengan menyasar rumah-rumah warga sebagai upaya kepolisian meminimalisir kejahatan.
"Warga yang ditemui diminta keterangan dan diberikan nomor kantor polisi dan ponsel termasuk mendengar keluhan apa saja tindak kejahatan yang terjadi termasuk gangguan kamtibmas. Kunjungan ke rumah warga digelar setiap hari Kamis," ujarnya.
Saat ditanya berapa rumah warga yang akan didatangi, kata dia, tentunya tersebar di wilayah kerja Polres Pelabuhan Makassar dan sekitarnya.
"Ada 20 Kelurahan di Kecamatan Ujungtanah dan 12 kelurahan di Kecamatan Wajo. Kegiatan ini dilakukan untuk meminimalisir tindakan kejahatan melalui laporan warga," tambahnya.
Sementara Sumeizita Suarman salah seorang warga yang ditemui polisi di rumahnya mengatakan, program itu sangat bagus untuk menekan angka kejahatan di kawasan padat penduduk di wilayah Polres Pelabuhan.
"Kami mendukung adanya progam polisi mendatangi warga, karena tidak semua warga mau mendatangi kantor polisi apalagi mau melaporkan kejadian karena takut menjadi saksi dan dilibatkan pada peristiwa tersebut," katanya.
Pewarta : Darwin Fatir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelindo Regional 4 pastikan pelabuhan siap layani penumpang Lebaran 1447 H
28 February 2026 15:29 WIB
Pelindo Reg 4 dan DPRD Barru bantu pemanfaatan jembatan timbang di Pelabuhan Garongkong
26 February 2026 5:36 WIB
Kodaeral VIII amankan KMP Porodisa bermuatan sianida di Pelabuhan Amurang, Minahasa Selatan
10 February 2026 4:28 WIB
Delapan ABK terluka akibat KM Risnawati Indah meledak di Pelabuhan Paotere Makassar
03 February 2026 15:20 WIB
RSAL Jala Ammari tangani 9 korban kecelakaan kapal nelayan di Pelabuhan Paotere
03 February 2026 10:30 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Makassar pastikan standarisasi keselamatan transportasi mudik Lebaran 1447 H
06 March 2026 6:58 WIB