Wapres minta PTIS jaga ideologi moderat
Senin, 6 April 2015 14:55 WIB
Wapres Jusuf Kalla memberi sambutan pada pembukaan Munas XI BKS-PTIS di UMI Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (6/4) (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) tetap menjaga ideologi islam yang moderat agar tidak terjadi konflik seperti di negara-negara lain.
"Apabila ingin tetap mempertahankan pendidikan keislaman di Indonesia ini maka menjaga ideologi yang moderat bukan hanya secara ilmu tapi juga bagian dari melaksanakannya secara baik," kata Wapres di Makassar, Senin.
Wapres berada di Makassar untuk membuka musyawarah nasional ke-11 Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Islam Swasta di Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Wapres mengatakan dasar PTIS adalah Islam tentu ada tantangan terutama saat ini adalah masa yang paling membahayakan atau tantangan yang besar di dunia Islam.
"Hampir 50 persen negara yang penduduknya Islam mengalami konflik pada dewasa ini mulai Pakistan, Afganistan, Irak, Iran, Yaman, Palestina Mesir, Libya, Suriah semua alami konflik yang besar," katanya.
Konflik tersebut saling menghancurkan satu sama lain baik secara fisik dan kemanusiaan, tambah Wapres.
"Apa yang selalu kita kumandangkan Islam sebagai rahmatan lil alamin tentu harus kita pertahankan. Bahwa Islam di Indonesia sangat moderat dan berbeda dari negara lain karena itu kita tetap menjaga itu," katanya.
R. Malaha
"Apabila ingin tetap mempertahankan pendidikan keislaman di Indonesia ini maka menjaga ideologi yang moderat bukan hanya secara ilmu tapi juga bagian dari melaksanakannya secara baik," kata Wapres di Makassar, Senin.
Wapres berada di Makassar untuk membuka musyawarah nasional ke-11 Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Islam Swasta di Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Wapres mengatakan dasar PTIS adalah Islam tentu ada tantangan terutama saat ini adalah masa yang paling membahayakan atau tantangan yang besar di dunia Islam.
"Hampir 50 persen negara yang penduduknya Islam mengalami konflik pada dewasa ini mulai Pakistan, Afganistan, Irak, Iran, Yaman, Palestina Mesir, Libya, Suriah semua alami konflik yang besar," katanya.
Konflik tersebut saling menghancurkan satu sama lain baik secara fisik dan kemanusiaan, tambah Wapres.
"Apa yang selalu kita kumandangkan Islam sebagai rahmatan lil alamin tentu harus kita pertahankan. Bahwa Islam di Indonesia sangat moderat dan berbeda dari negara lain karena itu kita tetap menjaga itu," katanya.
R. Malaha
Pewarta : Desi Purnamawati
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
WEF di Davos, Prabowo: Indonesia tegas pilih damai dan stabilitas global daripada kekacauan
23 January 2026 5:14 WIB
Presiden Prabowo koreksi desain IKN, tambah embung hingga antisipasi karhutla
16 January 2026 5:49 WIB
Presiden Venezuela nyatakan tidak bersalah atas semua dakwaan di pengadilan New York
06 January 2026 10:51 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB