Pembebasan lahan kereta api ditargetkan November
Sabtu, 18 Juli 2015 21:02 WIB
Ilustrasi kereta api (ANTARA FOTO/R Rekotomo)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pembebasan lahan kereta api Makassar - Parepare Provinsi Sulawesi Selatan tahap II ditargetkan rampung pada November 2015.
"Saat ini, untuk pembayaran tahap II sedang diproses yang tersisa (pembebasan lahan) dari Barru ke Makassar atau Barru ke Parepare, sedang diverifikasi. Kita perkirakan November sudah bisa penyelesaian," kata Kepala Biro Pemerintahan Umum Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Asmanto Baso Lewa saat ditemui di sela-sela acara silaturrahmi dengan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Sabtu.
Untuk pembebasan lahan tahap ke II ini, kata dia, panjang lahan yang akan dibebaskan mencapai 110 kilometer.
"Tergantung yang mana yang lebih dulu siap untuk diproses secepatnya, dari Barru - Makassar, atau Barru - Parepare," ujarnya.
Untuk itu, lanjutnya, saat ini telah disiapkan anggaran sebesar Rp200 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Sementara terkait pembayaran pembebasan lahan tahap I yang kini sedang berjalan, Asmanto mengatakan, sejauh ini tidak ada hambatan berarti yang ditemui.
"Tinggal waktu pembayaran yang tertunda karena Ramadhan dan Lebaran," ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel Masykur Sulthan terkait pembebasan lahan tahap II.
"Untuk tahap II, saat ini sedang berproses dan kami akan membahas teknis," katanya.
Sementara terkait pembebasan lahan tahap I yang kini tengah dalam proses pembayaran, Masykur mengatakan terdapat sedikit kendala administratif.
Pihak bank, yang melakukan proses pembayaran, kata dia, meminta kembali dilakukan verifikasi administratif terkait penerima dana pembebasan lahan.
"Saat ini, untuk pembayaran tahap II sedang diproses yang tersisa (pembebasan lahan) dari Barru ke Makassar atau Barru ke Parepare, sedang diverifikasi. Kita perkirakan November sudah bisa penyelesaian," kata Kepala Biro Pemerintahan Umum Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Asmanto Baso Lewa saat ditemui di sela-sela acara silaturrahmi dengan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Sabtu.
Untuk pembebasan lahan tahap ke II ini, kata dia, panjang lahan yang akan dibebaskan mencapai 110 kilometer.
"Tergantung yang mana yang lebih dulu siap untuk diproses secepatnya, dari Barru - Makassar, atau Barru - Parepare," ujarnya.
Untuk itu, lanjutnya, saat ini telah disiapkan anggaran sebesar Rp200 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Sementara terkait pembayaran pembebasan lahan tahap I yang kini sedang berjalan, Asmanto mengatakan, sejauh ini tidak ada hambatan berarti yang ditemui.
"Tinggal waktu pembayaran yang tertunda karena Ramadhan dan Lebaran," ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel Masykur Sulthan terkait pembebasan lahan tahap II.
"Untuk tahap II, saat ini sedang berproses dan kami akan membahas teknis," katanya.
Sementara terkait pembebasan lahan tahap I yang kini tengah dalam proses pembayaran, Masykur mengatakan terdapat sedikit kendala administratif.
Pihak bank, yang melakukan proses pembayaran, kata dia, meminta kembali dilakukan verifikasi administratif terkait penerima dana pembebasan lahan.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pembangunan stasiun rel kereta api di Kabupaten Maros dan Pangkep digenjot
19 April 2021 15:42 WIB, 2021
Pembebasan lahan proyek kereta api di Sulsel ditargetkan terealisasi Juni 2021
07 April 2021 15:39 WIB, 2021
Proyek pengadaan tanah untuk jalur kereta api fokus di Kabupaten Pangkep-Maros
17 September 2020 7:06 WIB, 2020
BPN : Pemerintah tidak akan rugikan masyarakat soal pembebasan lahan
02 September 2020 16:44 WIB, 2020
Gubernur Sulsel fokus pembebasan lahan jalur kereta api Makassar-Parepare
26 September 2019 19:58 WIB, 2019
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Desa Binaan Imigrasi di Majene terbentuk, Kanim Polman harap bisa percepat komunikasi
24 September 2026 12:42 WIB
Imigrasi Parepare periksa dokumen warga Meksiko dan Belanda di Tana Toraja
24 September 2026 10:51 WIB