Polisi amankan granat aktif di Pasar Sawah
Selasa, 12 Januari 2016 20:59 WIB
Ilustrasi-granat (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Makassar (ANTAR Sulsel) - Jajaran Polres Ujungpandang, mengamankan satu granat jenis nenas diduga masih aktif di depan pasar Sawah jalan Sungai Cendrana, Kelurahan Lajangiru, Kecamatan Ujungpandang, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa.
Granat itu ditemukan petugas kebersihan bernama Daeng Bundu di dalam kontainer daerah setempat saat mengorek sampah di pasar tersebut.
Penemuan granat itu sempat mengegerkan warga setempat dan langsung mengerumuni untuk melihat langsung.
Granat itu buatan Amerika keluaran 1955 dan diduga masih aktif. Saat ditemukan Bundu granat itu di dalam kantong kresek hitam, sontak dirinya kaget dan langsung dilaporkan ke petugas pengamanan pasar sawah, Ali Akbar.
Ali kemudian melaporkan penemuan itu ke RT 02 RW 04 kelurahan setempat bernama Alimuddin. Selanjutnya memberitahukan pihak Binmas Polsek Ujungpadang untuk segera dilakukan pengamanan.
"Berdasarkan laporan dari Binmas Aiptu Tajuddin, kami langsung ke TKP dan memasang garis polisi untuk mengamankan dari kerumunan warga," kata Kapolsek Ujungpandang Kompol Nawu Thoiyeb.
Guna keamanan pihaknya kemudian mengontak tim Gegana Brimob Polda Sulselbar untuk dievakuasi lalu dibawa ke markas Brimob demi keamanan.
"Tim Gegana mengambil granat itu dan langsung dibawa ke Mako Brimob jalan Sultan Alauddin sebagai langkah antisipatif, karena granat itu masih aktif," terangnya.
Secara terpisah Kepala Unit Pasar Sawah Mamajang, Abdul Malik Hakim mengatakan dengan adanya penemuan itu seluruh petugas baik kebersihan maupun pengamanan harus terus waspada terkait kejadian yang mengegerkan pasar.
Kendati tidak menggangu aktivitas pasar, dan kejadian baru pertama kali, namun segala hal harus terus diwaspadai karena itu bisa saja dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab menebar teror.
"Dengan adanya kejadian ini maka setiap petugas pasar harus aktif melakukan pemeriksaan setiap titik yang luput dari pantauan, selalu waspada dan hati-hati, " tegasnya.
Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Frans Barung Mangera mengemukakan adanya penemuan granat itu yang diduga sengaja ditebar oknum tidak bertanggungjawab menjadi perhatian serius polisi.
"Peningkatan keamanan dan kerja-kerja intelejen akan lebih ditingkatkan, ini modus baru dalam menjalankan teror bagi masyarakat. Untuk itu masyarakat diminta bila menemukan hal mencurigakan segera dilaporkan," tegasnya.
Granat itu ditemukan petugas kebersihan bernama Daeng Bundu di dalam kontainer daerah setempat saat mengorek sampah di pasar tersebut.
Penemuan granat itu sempat mengegerkan warga setempat dan langsung mengerumuni untuk melihat langsung.
Granat itu buatan Amerika keluaran 1955 dan diduga masih aktif. Saat ditemukan Bundu granat itu di dalam kantong kresek hitam, sontak dirinya kaget dan langsung dilaporkan ke petugas pengamanan pasar sawah, Ali Akbar.
Ali kemudian melaporkan penemuan itu ke RT 02 RW 04 kelurahan setempat bernama Alimuddin. Selanjutnya memberitahukan pihak Binmas Polsek Ujungpadang untuk segera dilakukan pengamanan.
"Berdasarkan laporan dari Binmas Aiptu Tajuddin, kami langsung ke TKP dan memasang garis polisi untuk mengamankan dari kerumunan warga," kata Kapolsek Ujungpandang Kompol Nawu Thoiyeb.
Guna keamanan pihaknya kemudian mengontak tim Gegana Brimob Polda Sulselbar untuk dievakuasi lalu dibawa ke markas Brimob demi keamanan.
"Tim Gegana mengambil granat itu dan langsung dibawa ke Mako Brimob jalan Sultan Alauddin sebagai langkah antisipatif, karena granat itu masih aktif," terangnya.
Secara terpisah Kepala Unit Pasar Sawah Mamajang, Abdul Malik Hakim mengatakan dengan adanya penemuan itu seluruh petugas baik kebersihan maupun pengamanan harus terus waspada terkait kejadian yang mengegerkan pasar.
Kendati tidak menggangu aktivitas pasar, dan kejadian baru pertama kali, namun segala hal harus terus diwaspadai karena itu bisa saja dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab menebar teror.
"Dengan adanya kejadian ini maka setiap petugas pasar harus aktif melakukan pemeriksaan setiap titik yang luput dari pantauan, selalu waspada dan hati-hati, " tegasnya.
Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Frans Barung Mangera mengemukakan adanya penemuan granat itu yang diduga sengaja ditebar oknum tidak bertanggungjawab menjadi perhatian serius polisi.
"Peningkatan keamanan dan kerja-kerja intelejen akan lebih ditingkatkan, ini modus baru dalam menjalankan teror bagi masyarakat. Untuk itu masyarakat diminta bila menemukan hal mencurigakan segera dilaporkan," tegasnya.
Pewarta : Darwin Fatir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Makassar perketat pengawasan harga pangan jelang Ramadhan dan Imlek
14 February 2026 5:17 WIB
Puluhan kios terbakar di pasar Andi Tadda Palopo kerugian ditaksir Rp1 miliar
28 January 2026 12:57 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Seorang notaris akan diperiksa polisi, Kemenkum Sulbar minta notaris jaga integritas profesi
12 February 2026 18:40 WIB
KSAD tunggu perintah Mabes TNI terkait penembakan pesawat Smart Air di Karowai Papua
12 February 2026 13:38 WIB