BRi dukung Film "Uang Panai"
Sabtu, 19 Maret 2016 3:03 WIB
Film Uang Panai (Foto ANTARA/Dok)
Makassar, (Antara) - Publisher film "Uang Panai" atau Uang Mahar Wachyudi Muchsin menyatakan telah mendapatkan dukungan dari Direktur kelembagaan Bank Rakyat Indonesia Kuswiyoto untuk kesuksesan film tersebut.
"Setelah beliau melihat proses `casting` kemudian syuting termasuk adanya dukungan Pemerintah Daerah yang merespon positif, BRI siap mendukung kesuksesan film ini," katanya melalui siaran persnya di terima di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.
Menurut dia, dalam film Uang Panai itu mengangkat cerita budaya khas suku Bugis Makassar sebelum melangsungkan pernikahan karya sineas muda makassar akan mendapat respon positif dari pencinta film apalagi mengangkat budaya lokal yang cukup sakral di Sulawesi.
"Film ini mengangkat bukan hanya budaya tapi unsur komedi masuk didalamnya, sehingga pesan yang disampaikan dalam film ini akan lebih efektif," ujarnya dalam pertemuan dengan Kuswiyoto bersama jajaran direksi di kantor Pusat BRI Jakarta.
Film yang digarap Makkita Cinema Production tersebut mulai diputar di seluruh bioskop di Indonesia pada Juli 2016 rencananya setelah Idul Fitri.
Sementara untuk dukungan BRI, pada kesempatan itu Kuswiyoto menyatakan akan membeli 200 tiket bila waktu pemutarannya telah tiba di bioskop seputar Jakarta.
"Kita akan memborong tiket 200 lembar dan sekaligus nonton bareng bersama jajaran direksi, karena film ini mengangkat budaya dan punya sisi humoris romatis di dalamnya sehingga pesan di film ini akan lebih efektif," ulas mantan Pimpinan Wiilayah BRI Makassar ini.
Sebelumnya, salah satu pemeran film Uang Panai Katon Bagaskara mengatakan ketertarikannya ikut bermain film meski sebagai barista dikarekanan cerita yang diangkat merupakan cerita daerah telah melegenda dan sudah menjadi akar tradisi masyarakat Sulsel.
Pentolan grup KLa Poject itu menyakini film tersebut mampu mengangkat budaya Bugis-Makassar yang berkonsep komedi romatis dengan merekatkan akar tradisi masyarakatnya.
Dirinya berharap film karya asli sineas Kota Makassar dapat dinikmati masyarakat umum serta para fans KLanis di seluruh kota besar di Indonesia.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto juga sangat mendukung pembuatan film Uang Panai sebagai sarana promosi wisata Makassar serta mengangkat budaya dan kearifan lokal. Selain Katon, pemeran lainnya yakni Tumming, Abu, dan Nur Fadilah.
"Setelah beliau melihat proses `casting` kemudian syuting termasuk adanya dukungan Pemerintah Daerah yang merespon positif, BRI siap mendukung kesuksesan film ini," katanya melalui siaran persnya di terima di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.
Menurut dia, dalam film Uang Panai itu mengangkat cerita budaya khas suku Bugis Makassar sebelum melangsungkan pernikahan karya sineas muda makassar akan mendapat respon positif dari pencinta film apalagi mengangkat budaya lokal yang cukup sakral di Sulawesi.
"Film ini mengangkat bukan hanya budaya tapi unsur komedi masuk didalamnya, sehingga pesan yang disampaikan dalam film ini akan lebih efektif," ujarnya dalam pertemuan dengan Kuswiyoto bersama jajaran direksi di kantor Pusat BRI Jakarta.
Film yang digarap Makkita Cinema Production tersebut mulai diputar di seluruh bioskop di Indonesia pada Juli 2016 rencananya setelah Idul Fitri.
Sementara untuk dukungan BRI, pada kesempatan itu Kuswiyoto menyatakan akan membeli 200 tiket bila waktu pemutarannya telah tiba di bioskop seputar Jakarta.
"Kita akan memborong tiket 200 lembar dan sekaligus nonton bareng bersama jajaran direksi, karena film ini mengangkat budaya dan punya sisi humoris romatis di dalamnya sehingga pesan di film ini akan lebih efektif," ulas mantan Pimpinan Wiilayah BRI Makassar ini.
Sebelumnya, salah satu pemeran film Uang Panai Katon Bagaskara mengatakan ketertarikannya ikut bermain film meski sebagai barista dikarekanan cerita yang diangkat merupakan cerita daerah telah melegenda dan sudah menjadi akar tradisi masyarakat Sulsel.
Pentolan grup KLa Poject itu menyakini film tersebut mampu mengangkat budaya Bugis-Makassar yang berkonsep komedi romatis dengan merekatkan akar tradisi masyarakatnya.
Dirinya berharap film karya asli sineas Kota Makassar dapat dinikmati masyarakat umum serta para fans KLanis di seluruh kota besar di Indonesia.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto juga sangat mendukung pembuatan film Uang Panai sebagai sarana promosi wisata Makassar serta mengangkat budaya dan kearifan lokal. Selain Katon, pemeran lainnya yakni Tumming, Abu, dan Nur Fadilah.
Pewarta : Darwin Fatir
Editor : Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Gowa bersama pemain film Uang Panai 2 ajak warga dukung karya lokal
09 August 2024 19:38 WIB, 2024
Kapolres Paniai : Evakuasi tiga jenazah korban KKB di Pos Pol 99 pada Jumat
21 March 2024 13:28 WIB, 2024
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019