Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyatakan salah satu indikator penting kemajuan suatu kota bisa dilihat jika pembangunan di kota itu menghargai perempuan dan anak.

"Indikator kemajuan suatu kota bisa dilihat bagaimana kota itu menjaga dan menghargai perempuan dan anak. Karena itu kita harus dan wajib menyiapkan ruang dan menjaga ibu dan anak pada tiap program yang dicanangkan," ujarnya di Makassar, Rabu.

Ramdhan Pomanto menyerukan, bahwa setiap program pembangunan dalam pemerintahannya bersama wakilnya Syamsu Rizal agar senantiasa menjaga perempuan dan anak.

Danny mengungkapkan hal ini dalam sambutannya usai mengukuhkan Tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kota Makassar.

Dia pun menyebut tahun ini dirinya akan membangun infrastruktur yang belum pernah ada di Indonesia yang bisa dimanfaatkan setiap kalangan untuk semua usia.

"Kita akan bangun pedestrian yang belum pernah ada di Indonesia, pedestrian yang ramah lingkungan, anak, perempuan, dan lansia dengan fasilitas disesuaikan kebutuhan masing-masing," ujarnya.

Selain itu Makassar, kata Danny telah memiliki program pendampingan 1.000 hari pertama kehidupan. Program ini melakukan pendampingan ibu hamil sampai kelahiran bayi.

Ia juga meminta dinas kesehatan Kota Makassar menyiapkan peralatan USG lebih banyak lagi guna membantu ibu hamil dalam memeriksakan kandungannya.

Danny juga mengimbau kekuatan peran keluarga agar terus memberi motivasi serta dukungan pendidikan baik untuk perempuan sebagai ibu yang menjadi sentrum sebuah kota, maupun kepada anak sebagai generasi penerus bangsa.

Dengan demikian, menurutnya kasus-kasus kekerasan anak seperti yang menimpa Alif, bocah berusia 13 bulan yang tewas di tangan ibu kandung dan ayah tirinya tidak terulang lagi.