Gorontalo (ANTARA Sulsel) - Untuk meningkatkan daya saing baik tingkat nasional maupun internasional, sebanyak 35 ketua Koperasi di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo melakukan studi banding ke Malaysia.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gorontalo, Cokro Katili, Rabu, mengatakan pihaknya setiap tahun memprogramkan studi komparasi kepada ketua-Ketua Koperasi untuk melakukan studi Banding agar bisa belajar meningkatkan usaha di bidang masing-masing.

"Program ini dilaksanakan setelah para kelompok koperasi melaksanakan Rapat Anggota tahunan (RAT), maka untuk tahun ini para ketua Ketua kelompok koperasi diterbangkan ke Malaysia," kata Cokro Katili.

Menurutnya, 35 Ketua Koperasi saat ini sudah berada di Malaysia untuk menimba ilmu terkait bidang usaha yang sudah menjadi wawasan jenis bisnis yang akan dikembangkan.

"Program ini sudah menjadi agenda tahunan demi peningkatan pertumbuhan koperasi, pendidkan dan pelatihan merupakan salah satu unsur penting yang harus dilaksanakan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan serta wawasan dalam perkoperasian," ucapnya.

Cokro menambahkan, para pelopor koperasi menganggap bahwa studi banding atau semacam pelatihan itu perlu dilakukan secara terus menerus sebagai dasar mempertahankan kelanjutan hidup koperasi tersebut.

Cokro menambahkan para pelopor koperasi ini setelah pulang dari Malaysia, diharapkan dapat membagi pengetahuan anggota, perangkat koperasi seperti pengurus, pengawas termasuk staf karyawan Koperasi akan pentingnya wawasan demi kemajuan dunia usaha perkoperasian.