Usai dilantik prajurit TNI muda atraksi ketangkasan
Selasa, 5 April 2016 20:48 WIB
Sejumlah prajurit TNI AD melakukan atraksi beladiri pada penutupan Diktama TNI AD Angkatan XLVIII di Rindam VII Wirabuana Gowa, Pakkato, Kabupaten Gowa, Sulsel, Selasa (5/4). (ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)
Gowa, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 267 prajurit muda usai dilantik melakukan serangkaian atraksi ketangkasan di lapangan Prayudha Secata A Malino Rindam VII Wirabuana, Pakatto, Kabupaten, Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa.
Unjuk kebolehan prajurit muda ini menampilkan uji bongkar pasang senjata dengan mata tertutup kain hitam selama 20 detik.
Aksi berikutnya ditampilkan, kolone senapan, gaya bela diri youngmudo sebagai penutup parede demonstrasi taktis dilakukan seluruh prajurit muda dengan khas simulasi latihan perang.
"Penampilan mereka yang ditunjukkan sebagai bentuk keterampilan profesi yang tangguh dan pantang menyerah. Mereka masih baru dan memiliki motovasi bela dengan dan harus kuat," ujar Kepala Staf Kodam VII Wirabuana Brigjen TNI Sapartodi kepada wartawan usai acara.
Ia menyebutkan sebanyak 385 prajurit muda telah dilantik yakni 267 di Pakatto dan 118 prajurit di Bitung telah mengikuti pendidikan dan akan mengikuti palatihan lanjutan untuk penempatan tugas negara.
Sebelumnya, usai tampil ketangkasan ada hal menarik, para alumni Pakatto ini diminta untuk segera berbaris secepat-cepatnya. Meski ada yang belum berpakaian tidak lengkap terpaksa harus kembali dengan berlari ke lapangan mengikuti instruksi komandan.
Setelah berbaris ternyata mereka lalu dipertemukan dengan orang tua masing-masing di lapangan tersebut. Ratusan orang tua dengan bangga berlarian mencari anaknya dan memeluk mereka dengan erat sambil terharu.
Bahkan beberapa orang tua bingung mencari anak-anaknya karena model dan tampilan prajurit baru ini semuanya mirip-mirip. Kasdam kemudian meminta tiga prajurit yang belum bertemu dengan keluarganya berdiri di depan tiang bendera sembari memangil orang tuanya mengunakan pengeras suara.
Kejadian ini pun memunculkan gelak tawa bahagia. Setelah ketiga prajurit itu mengumumkan dirinya alhasil orang tua mereka muncul dan langsung memeluk erat disertai tangis rasa haru.
Hal ini pun diikuti beberapa orang tua yang belum menemukan anaknya lalu ikut menyampaikan menyampaikan ke pengeras suara, dan para prajurit muda ini pun berdatangan menemui keluarganya disaksikan Kasdam.
Unjuk kebolehan prajurit muda ini menampilkan uji bongkar pasang senjata dengan mata tertutup kain hitam selama 20 detik.
Aksi berikutnya ditampilkan, kolone senapan, gaya bela diri youngmudo sebagai penutup parede demonstrasi taktis dilakukan seluruh prajurit muda dengan khas simulasi latihan perang.
"Penampilan mereka yang ditunjukkan sebagai bentuk keterampilan profesi yang tangguh dan pantang menyerah. Mereka masih baru dan memiliki motovasi bela dengan dan harus kuat," ujar Kepala Staf Kodam VII Wirabuana Brigjen TNI Sapartodi kepada wartawan usai acara.
Ia menyebutkan sebanyak 385 prajurit muda telah dilantik yakni 267 di Pakatto dan 118 prajurit di Bitung telah mengikuti pendidikan dan akan mengikuti palatihan lanjutan untuk penempatan tugas negara.
Sebelumnya, usai tampil ketangkasan ada hal menarik, para alumni Pakatto ini diminta untuk segera berbaris secepat-cepatnya. Meski ada yang belum berpakaian tidak lengkap terpaksa harus kembali dengan berlari ke lapangan mengikuti instruksi komandan.
Setelah berbaris ternyata mereka lalu dipertemukan dengan orang tua masing-masing di lapangan tersebut. Ratusan orang tua dengan bangga berlarian mencari anaknya dan memeluk mereka dengan erat sambil terharu.
Bahkan beberapa orang tua bingung mencari anak-anaknya karena model dan tampilan prajurit baru ini semuanya mirip-mirip. Kasdam kemudian meminta tiga prajurit yang belum bertemu dengan keluarganya berdiri di depan tiang bendera sembari memangil orang tuanya mengunakan pengeras suara.
Kejadian ini pun memunculkan gelak tawa bahagia. Setelah ketiga prajurit itu mengumumkan dirinya alhasil orang tua mereka muncul dan langsung memeluk erat disertai tangis rasa haru.
Hal ini pun diikuti beberapa orang tua yang belum menemukan anaknya lalu ikut menyampaikan menyampaikan ke pengeras suara, dan para prajurit muda ini pun berdatangan menemui keluarganya disaksikan Kasdam.
Pewarta : Darwin Fatir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tujuh paket kantong korban pesawat ATR dievakuasi ke DVI untuk identifikasi
23 January 2026 18:33 WIB
Pangdam Hasanuddin kirim logistik dukung operasi SAR cari korban pesawat ATR
20 January 2026 22:08 WIB
Operasi modifikasi cuaca jadi opsi pencarian korban pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung
20 January 2026 4:24 WIB