"Makassar Culinary Night" episode II siap digelar
Kamis, 4 Agustus 2016 15:41 WIB
Kabid Promosi Dinas Pariwisata Makassa Muhammad Roem (ANTARA FOTO/Abd Kadir)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Makassar akan menggelar "Makassar Culinary Night (MCN)" untuk kedua kalinya sebagai respon dari tingginya minat masyarakat terhadap ajang tersebut.
Ketua Panitia sekaligus Kabid Promosi Dinas Pariwisata Makassar, Muhammad Roem di Makassar, Kamis, mengatakan untuk ajang pameran yang diharapkan kembali menjadi magnet bagi pengunjung ini akan dilaksanakan pada 3 September 2016.
"Kita akan kembali melaksanakan episode kedua. Kami tentunya akan kembali melibatkan banyak pedagang kuliner untuk ikut meramaikannya," kata dia.
Terkait konsep yang diusung di pelaksanaan MCN II tersebut, dirinya mengaku secara garis besar tidak ada perubahan dengan sebelumnya.
Namun pihaknya memprediksi akan semakin banyak menu baru yang akan disajikan para pelaku UKM bagi para pengunjung atau pemburu kuniler di Kota Makassar dan sekitarnya.
"Konsep yang kita tawarkan tentunya tetap fokus dalam menawarkan berbagai menu pilihan dan baru. Mudah-mudahan ajang ini bisa kembali mampu mendapatkan respon luar biasa," jelasnya.
Disparekraf Kota Makassar melaksanakan MCN pertama pada tahun ini di sepanjang jalan Balaikota Makassar, Sulawesi Selatan.
Pada saat itu, pihaknya memutuskan tidak menyediakan sejumlah makanan populer yang telah sangat dikenal seperti coto, konro, pallubasa dan sebagainya.
Alasannya, lanjut dia, dikarenakan menu-menu yang akan ditawarkan memang merupakan jenis yang baru dan akan membuat pengunjung bisa mengenal menu baru.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan beberapa penganan yang harganya lebih murah namun tentunya diharapkan bisa semakin menarik para pengunjung untuk datang dan membeli menu yang disediakan nantinya.
Pada pelakanaan MCN 2016 mengambil tema yang lebih spesial yakni "Taste 4 Ethnics" sebagai bentuk edukasi mengenai keberagaman etnis di Sulawesi Selatan.
Maka dari itu, konsep termasuk tenant juga akan lebih berbeda dan dibagi dalam empat area yakni Makassar, Bugis, Mandar dan Toraja dengan mini gate disetiap arena yang akan didesain mengikuti corak masing-asing etnis.
Acara itu semakin spesial dan lebih menarik dengan hadirnya beberapa pengisi acara diantaranya penampilan dari "One Man Show" oleh Fandee (Just Be Good) dan DJ Performance dari Tronick DJ School.
Ketua Panitia sekaligus Kabid Promosi Dinas Pariwisata Makassar, Muhammad Roem di Makassar, Kamis, mengatakan untuk ajang pameran yang diharapkan kembali menjadi magnet bagi pengunjung ini akan dilaksanakan pada 3 September 2016.
"Kita akan kembali melaksanakan episode kedua. Kami tentunya akan kembali melibatkan banyak pedagang kuliner untuk ikut meramaikannya," kata dia.
Terkait konsep yang diusung di pelaksanaan MCN II tersebut, dirinya mengaku secara garis besar tidak ada perubahan dengan sebelumnya.
Namun pihaknya memprediksi akan semakin banyak menu baru yang akan disajikan para pelaku UKM bagi para pengunjung atau pemburu kuniler di Kota Makassar dan sekitarnya.
"Konsep yang kita tawarkan tentunya tetap fokus dalam menawarkan berbagai menu pilihan dan baru. Mudah-mudahan ajang ini bisa kembali mampu mendapatkan respon luar biasa," jelasnya.
Disparekraf Kota Makassar melaksanakan MCN pertama pada tahun ini di sepanjang jalan Balaikota Makassar, Sulawesi Selatan.
Pada saat itu, pihaknya memutuskan tidak menyediakan sejumlah makanan populer yang telah sangat dikenal seperti coto, konro, pallubasa dan sebagainya.
Alasannya, lanjut dia, dikarenakan menu-menu yang akan ditawarkan memang merupakan jenis yang baru dan akan membuat pengunjung bisa mengenal menu baru.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan beberapa penganan yang harganya lebih murah namun tentunya diharapkan bisa semakin menarik para pengunjung untuk datang dan membeli menu yang disediakan nantinya.
Pada pelakanaan MCN 2016 mengambil tema yang lebih spesial yakni "Taste 4 Ethnics" sebagai bentuk edukasi mengenai keberagaman etnis di Sulawesi Selatan.
Maka dari itu, konsep termasuk tenant juga akan lebih berbeda dan dibagi dalam empat area yakni Makassar, Bugis, Mandar dan Toraja dengan mini gate disetiap arena yang akan didesain mengikuti corak masing-asing etnis.
Acara itu semakin spesial dan lebih menarik dengan hadirnya beberapa pengisi acara diantaranya penampilan dari "One Man Show" oleh Fandee (Just Be Good) dan DJ Performance dari Tronick DJ School.
Pewarta : Abd Kadir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menparekraf: HIPMI mampu mempromosikan kuliner Indonesia di kancah global
25 July 2023 10:18 WIB, 2023
Kadis Pariwisata Makassar mengajak pelaku UMKM gunakan prinsip "ATM"
03 November 2022 17:23 WIB, 2022
Makassar Culinary Night gairahkan wisata kuliner jelang HUT ke-415 Makassar
03 November 2022 17:20 WIB, 2022
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019