Makassar (ANTARA Sulsel) - Pemadaman listrik bergilir oleh PT PLN (Persero) Wilayah Sultanbatara, di Makassar, Kamis sekitar pukul 11.00 Wita, menghambat rapat pembahasan APBDP di Gedung DPRD Sulsel.
Sebagian komisi di DPRD Sulsel menskorsing rapat, hari pertama pembahasan APBDP dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), disebabkan suasana ruangan yang gelap.
Sebuah generator milik DPRD Sulsel yang disiapkan sebagai penerangan cadangan, juga tidak berfungsi maksimal mengakibatkan balon lampu berkedap-kedip, sehingga membuat pusing pandangan.
Dalam keadaan gelap, beberapa komisi tetap melanjutkan rapat seperti komisi IV yang sedang rapat kerja dengan Rumah Sakit Bersalin (RSB) Pertiwi dan RSB Fatimah.
Sementara beberapa komisi lainnya terpaksa melanjutkan pembahasan anggaran perubahan dengan SKPD setelah lampu menyala, itupun pembahasannya berlangsung hingga sore.
Ketua Komisi IV DPRD Sulsel, HM Ruslan menyayangkan tindakan manajemen PLN melakukan pemadaman, dan menghambat kinerja DPRD yang sedang dikejar tenggat waktu menyelesaikan pembahasan APBDP yang harus tuntas sebelum Idul Fitri.
Apalagi sebelum masuk Ramadhan, Pemerintah Provinsi Sulsel pada rapat paripurna sebelum masuk ramadhan mewanti-wanti kepada PLN agar tidak mematikan listrik selama bulan puasa.
Di sisi lain, DPRD tengah berburu dengan waktu menyelesaikan pembahasan APBDP dengan SKPD, sebab hasil pembahasan paling lambat disahkan dalam rapat paripurna, 17 September 2009.
(T.PSO-099/F003)
Pemadaman Listrik Hambat Pembahasan APBDP
Kamis, 10 September 2009 21:35 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026