Kemenko Maritim Kaji Efisiensi Biaya "Direct Call"
Jumat, 17 Februari 2017 6:08 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Makassar (Antara Sulsel) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan pihaknya bersama PT Pelindo, INSA serta masyarakat laut sedang mengkaji efisiensi biaya pelayaran langsung atau `direct call` ke luar negeri.
"Ini sedang kita kaji, makanya kita kumpul di sini bersama semua pihak maritim untuk mengkajinya agar bisa diterapkan nanti," ujar Luhut Panjaitan saat membuka Forum Nasional Indonesia National Shipowners Association (INSA) 2017 di Makassar, Kamis.
Menko Bidang Kemaritiman mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan semua pihak kemaritiman dalam efisiensi itu yakni dengan mengintegrasikan berbagai institusi terkait untuk mengoptimalkan direct call itu.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman, kata Luhut, dengan mendorong terbentuknya `Indonesia Integrated Chain Port` untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing.
Ia menjelaskan Indonesia Integrated Chain Port adalah pengelolaan pelabuhan secara terintegrasi dengan standarisasi sama dan terhubung dengan kawasan industri.
Menurut dia, dengan diberlakukan direct call, barang-barang yang akan diekspor, tidak perlu lagi dikirim melalui Pulau Jawa, tetapi bisa dilakukan langsung dari Makassar, Bitung, Sorong, ataupun Ambon.
Untuk mengoptimalkan pengiriman langsung itu, kata dia, sertifikasi kayu dari Papua, misalnya, tidak harus melalui Surabaya kemudian menuju tujuannya.
"Kenapa harus ke Surabaya? Dibikin aja di Sorong atau Jayapura. Ikan juga, Sucoffindo kenapa mesti kirim ke Surabaya? Kenapa bukan Sucofindo datang ke Ambon, Bitung, Sorong atau Makassar, sehingga costnya lebih murah," kata dia.
Luhut berharap Forum Nasional INSA yang dihadiri 39 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) INSA seluruh Indonesia ini mampu menghasilkan ide dan solusi yang akan menjadi cetak biru (blue print) untuk Indonesia.
"Kita berharap semoga akan lahir ide ataupun solusi agar bagaimana menciptakan efisiensi supaya bisa menjadi `blue print` Indonesia," ujarnya.
"Ini sedang kita kaji, makanya kita kumpul di sini bersama semua pihak maritim untuk mengkajinya agar bisa diterapkan nanti," ujar Luhut Panjaitan saat membuka Forum Nasional Indonesia National Shipowners Association (INSA) 2017 di Makassar, Kamis.
Menko Bidang Kemaritiman mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan semua pihak kemaritiman dalam efisiensi itu yakni dengan mengintegrasikan berbagai institusi terkait untuk mengoptimalkan direct call itu.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman, kata Luhut, dengan mendorong terbentuknya `Indonesia Integrated Chain Port` untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing.
Ia menjelaskan Indonesia Integrated Chain Port adalah pengelolaan pelabuhan secara terintegrasi dengan standarisasi sama dan terhubung dengan kawasan industri.
Menurut dia, dengan diberlakukan direct call, barang-barang yang akan diekspor, tidak perlu lagi dikirim melalui Pulau Jawa, tetapi bisa dilakukan langsung dari Makassar, Bitung, Sorong, ataupun Ambon.
Untuk mengoptimalkan pengiriman langsung itu, kata dia, sertifikasi kayu dari Papua, misalnya, tidak harus melalui Surabaya kemudian menuju tujuannya.
"Kenapa harus ke Surabaya? Dibikin aja di Sorong atau Jayapura. Ikan juga, Sucoffindo kenapa mesti kirim ke Surabaya? Kenapa bukan Sucofindo datang ke Ambon, Bitung, Sorong atau Makassar, sehingga costnya lebih murah," kata dia.
Luhut berharap Forum Nasional INSA yang dihadiri 39 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) INSA seluruh Indonesia ini mampu menghasilkan ide dan solusi yang akan menjadi cetak biru (blue print) untuk Indonesia.
"Kita berharap semoga akan lahir ide ataupun solusi agar bagaimana menciptakan efisiensi supaya bisa menjadi `blue print` Indonesia," ujarnya.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menko Polhuman ungkap ancaman baru dalam perkembangan teknologi kemaritiman
05 July 2023 14:16 WIB, 2023
Menko Luhut : Keputusan perpanjangan PPKM darurat diumumkan 2-3 hari lagi
17 July 2021 19:37 WIB, 2021
Menko Kemaritiman dan Investasi: Proyek kawasan industri hijau terbesar dunia di Kaltara
07 May 2021 21:21 WIB, 2021
Menko Kemaritiman dan Investasi terus dorong belanja produk UMKM dalam negeri
03 April 2021 14:59 WIB, 2021
Menko Kemaritiman ingin menjadikan Indonesia hub jaringan kabel bawah laut
22 March 2021 14:22 WIB, 2021
Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan optimistis target investasi Rp900 triliun realistis dicapai
03 February 2021 19:26 WIB, 2021