Bakar "lilin Ahok" Pindah Ke RS Stella
Minggu, 14 Mei 2017 5:21 WIB
Makassar (Antara Sulsel) - Massa simpatisan yang berdatangan ke anjungan Pantai Losari Makassar bermaksud untuk menyalakan lilin dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta Non Aktif Basuki Tjahja Purnama akhirnya dilakukan di halaman RS Stella Maris setelah tidak memperoleh izin kegiatan di anjungan Losari.
"Makassar harus kita jaga. Jangan tersulut emosi. Jangan ada yang provokasi Makassar, Makassar sudah aman dan tenteram," teriak Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di anjungan Pantai Losari Makassar, Sabtu.
Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi kepemudaan, mahasiswa dan masyarakat umum lainnya terlihat berkumpul menolak aksi menyalakan lilin itu digelar.
Ratusan polisi dari Brimob dan Dalmas Sabhara Polrestabes Makassar serta Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Makassar ikut berjaga-jaga disepanjang anjungan karena memang izin kegiatan tidak ada untuk massa yang akan menyalakan lilin.
Namun karena terlanjur para simpatisan yang membawa lilin dan korek api itu batal masuk ke anjungan Losari, akhirnya massa juga menyalakan lilin di halaman RS Stella Maris atau tepat di depan anjungan Losari.
Meskipun massa ini menyalakan lilin, jumlahnya tidak cukup banyak karena sebagian ada yang sudah bubar dan sebagian lainnya tetap bertahan.
Wali kota yang didampingi Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Endi Sutendi dan Dandim 1408/BS Makassa Kolonel (Kav) Ottoo Sollu yang telah berdiskusi dan kordinasi dengan kedua kelompok massa, akhirnya dapat menenangkan situasi yang sempat memanas karena pelarangan tersebut.
Wali Kota Danny juga mengajak kedua kelompok massa berpikir jernih, duduk bersama membincangkan aksi malam ini dengan kepala dingin di waktu yang telah disepakati pada Selasa pekan depan.
"Alhamdulillah setelah melewati diskusi dan kordinasi dengan tokoh - tokoh aksi kita bersepakat mengakhiri dengan damai," ucap Danny.
Ia bersyukur warga Makassar masih mengedepankan kecintaannya pada kota dan mampu menahan diri dari aksi yang dapat mengoyak ketenangan dan kedamaian Makassar.
"Makassar harus kita jaga. Jangan tersulut emosi. Jangan ada yang provokasi Makassar, Makassar sudah aman dan tenteram," teriak Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di anjungan Pantai Losari Makassar, Sabtu.
Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi kepemudaan, mahasiswa dan masyarakat umum lainnya terlihat berkumpul menolak aksi menyalakan lilin itu digelar.
Ratusan polisi dari Brimob dan Dalmas Sabhara Polrestabes Makassar serta Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Makassar ikut berjaga-jaga disepanjang anjungan karena memang izin kegiatan tidak ada untuk massa yang akan menyalakan lilin.
Namun karena terlanjur para simpatisan yang membawa lilin dan korek api itu batal masuk ke anjungan Losari, akhirnya massa juga menyalakan lilin di halaman RS Stella Maris atau tepat di depan anjungan Losari.
Meskipun massa ini menyalakan lilin, jumlahnya tidak cukup banyak karena sebagian ada yang sudah bubar dan sebagian lainnya tetap bertahan.
Wali kota yang didampingi Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Endi Sutendi dan Dandim 1408/BS Makassa Kolonel (Kav) Ottoo Sollu yang telah berdiskusi dan kordinasi dengan kedua kelompok massa, akhirnya dapat menenangkan situasi yang sempat memanas karena pelarangan tersebut.
Wali Kota Danny juga mengajak kedua kelompok massa berpikir jernih, duduk bersama membincangkan aksi malam ini dengan kepala dingin di waktu yang telah disepakati pada Selasa pekan depan.
"Alhamdulillah setelah melewati diskusi dan kordinasi dengan tokoh - tokoh aksi kita bersepakat mengakhiri dengan damai," ucap Danny.
Ia bersyukur warga Makassar masih mengedepankan kecintaannya pada kota dan mampu menahan diri dari aksi yang dapat mengoyak ketenangan dan kedamaian Makassar.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Vale latih warga Luwu Timur ubah minyak jelantah jadi lilin aroma terapi
21 February 2025 15:43 WIB, 2025
Kapolda Sulsel ingatkan tugas dan tanggung jawab saat Operasi Lilin 2024
24 December 2024 5:17 WIB, 2024
Kapolresta Mamuju mengimbau masyarakat waspadai dampak cuaca ekstrem
21 December 2024 19:32 WIB, 2024
Polda Sulsel menyiapkan 100 pos pengamanan/pelayanan Operasi Lilin 2024
21 December 2024 0:02 WIB, 2024
Kapolri bentuk satgas khusus guna mengantisipasi bencana saat Nataru
20 December 2024 15:04 WIB, 2024
Kapolri: 141.605 personel gabungan disiagakan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru
20 December 2024 12:00 WIB, 2024
Polri gelar Operasi Lilin 2024 guna amankan mobilitas saat Natal dan Tahun Baru 2025
18 December 2024 13:23 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Jelang Lebaran, Gubernur Sulsel larang ASN minta THR ke sesama ASN atau perusahaan
12 March 2026 12:01 WIB