
Bandara Hasanuddin Makassar perbanyak "extra flight" pada mudik Lebaran

Makassar (ANTARA) - Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyiapkan penambahan penerbangan tambahan (extra flight) guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada musim mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/ 2026 M.
“Kami menyiapkan banyak tambahan penerbangan dibanding tahun lalu karena proyeksi peningkatan penumpang sekitar 5,6 persen,” kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Sultan Hasanuddin Minggus Gandeguai di sela pembukaan posko terpadu di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan, jumlah penumpang pada periode angkutan Lebaran tahun ini diproyeksikan mencapai 557.229 orang atau meningkat sekitar 5,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat 527.610 penumpang.
Selain peningkatan jumlah penumpang, lanjut dia, pergerakan pesawat di bandara tersebut juga diperkirakan mencapai 3.954 pergerakan selama masa operasional posko angkutan Lebaran.
Minggus mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan, termasuk koordinasi dengan maskapai terkait penambahan penerbangan tambahan.
“Berbagai persiapan telah dilakukan baik dari sisi operasional maupun pelayanan guna memastikan bandara siap menghadapi peningkatan trafik penumpang selama periode angkutan Lebaran tahun ini,” katanya.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026 dengan proyeksi jumlah penumpang sekitar 37.344 orang dalam satu hari. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada H+6 atau 28 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 39.225 orang.
Untuk mendukung operasional selama periode tersebut, bandara menyiagakan 1.254 personel yang terdiri atas pegawai internal Angkasa Pura Indonesia serta dukungan unsur eksternal seperti TNI, Polri, Otoritas Bandara, maskapai, ground handling, dan instansi terkait lainnya.
Manajemen bandara juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap fasilitas sisi udara (airside) seperti runway, taxiway, apron, serta sistem keselamatan dan navigasi penerbangan.
Sementara di sisi darat (landside) dilakukan penguatan layanan terminal melalui optimalisasi area check-in, ruang tunggu, serta pengaturan alur pergerakan penumpang.
Selain itu, Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran akan beroperasi mulai 13 hingga 30 Maret 2026 sebagai pusat koordinasi pemantauan operasional penerbangan dan pelayanan penumpang selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
