620 Personel Polda Bersihkan Masjid Al-Markaz
Jumat, 26 Mei 2017 18:19 WIB
Sejumlah personel Polda Sulsel membersihkan kawasan Masjid Al-Markaz Al-Islamy Jenderal M Jusuf pada H-1 Ramadhan 1438 Hijriah di Makassar, Jumat (26/5). (ANTARA FOTO/Suriani Mappong)
Makassar (Antara Sulsel) - Sebanyak 620 personel Polda Sulawesi Selatan membersihkan kawasan Masjid Al-Markaz Al-Islamy Jenderal M Jusuf pada H-1 Ramadhan 1438 Hijriah.
"Kegiatan ini adalah rangkaian kegiatan sosial dalam peringatan HUT Bayangkara ke-71, dan kegiatn bersih-bersih di masjid ini bertepatan momennya dengan memasuki Ramadhan," kata Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan, semua kegiatan fisik maupun sosial itu merupakan bagian dari upaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Karena itu, aksi bersih-bersih di kawasan Masjid Al-Markaz ini dipilih dengan sejumlah pertimbangan.
Pertimbangan tersebut salah satu diantaranya, karena masjid ini merupakan yang terbesar dan memiliki nilai sejarah dengan pendirinya almarhum Jenderal M Jusuf yang juga mantan panglima TNI pada era Presiden Soeharto.
"Jenderal M Yusuf ini dikenal di negara kita yang harum namanya," katanya.
Sementara mengenai jumlah personil yang diturunkan pada momen Ramadhan dan pasca Idul Fitri 1348 Hijarian, Kapolda Sulsel mengatakan, pihaknya akan menurunkan semua sekitar 4.000 - 5.000 personil dari berbagai jajaran.
Dengan pengamanan itu, dia berharap pelaksanaan ibada di bulan suci Ramadhan dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Hal itu pula bertujuan mengantisipasi aksi yang tidak diinginkan pasca kasus bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur.
"Kita sangat prihatin kejadian ini, terutama pada petugas polisi yang melaksanakan tugasnya dalam pengamanan pawai obor menyambut Ramadhan. Karena itu, teroris ini menjadi musuh kita bersama," katanya.
"Kegiatan ini adalah rangkaian kegiatan sosial dalam peringatan HUT Bayangkara ke-71, dan kegiatn bersih-bersih di masjid ini bertepatan momennya dengan memasuki Ramadhan," kata Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan, semua kegiatan fisik maupun sosial itu merupakan bagian dari upaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Karena itu, aksi bersih-bersih di kawasan Masjid Al-Markaz ini dipilih dengan sejumlah pertimbangan.
Pertimbangan tersebut salah satu diantaranya, karena masjid ini merupakan yang terbesar dan memiliki nilai sejarah dengan pendirinya almarhum Jenderal M Jusuf yang juga mantan panglima TNI pada era Presiden Soeharto.
"Jenderal M Yusuf ini dikenal di negara kita yang harum namanya," katanya.
Sementara mengenai jumlah personil yang diturunkan pada momen Ramadhan dan pasca Idul Fitri 1348 Hijarian, Kapolda Sulsel mengatakan, pihaknya akan menurunkan semua sekitar 4.000 - 5.000 personil dari berbagai jajaran.
Dengan pengamanan itu, dia berharap pelaksanaan ibada di bulan suci Ramadhan dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Hal itu pula bertujuan mengantisipasi aksi yang tidak diinginkan pasca kasus bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur.
"Kita sangat prihatin kejadian ini, terutama pada petugas polisi yang melaksanakan tugasnya dalam pengamanan pawai obor menyambut Ramadhan. Karena itu, teroris ini menjadi musuh kita bersama," katanya.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wagub sampaikan pesan budaya Sulsel "Siri' na Pacce" di perayaan Kaisar Jepang
13 February 2026 9:50 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB