Peserta Diklatpim Kota Semarang Benchmarking di Bantaeng
Selasa, 17 Oktober 2017 15:32 WIB
Bantaeng (Antara Sulsel) - Sebanyak 40 orang peserta Diklat Kepemimpinan Inovatif dalam Pelayanan Publik Angkatan I Kota Semarang, Jawa Tengah, melakukan benchmarking di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Rombongan diklatpim dipimpin Staf Ahli Walikota Semarang, Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Mustohar, diterima Asisten III Bidang Administrasi Setda Kabupaten Bantaeng Ansar Tuba, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa.
Mustohar mengatakan kunjungan dilakukan dalam rangka menimba ilmu khususnya dalam hal pengembangan inovasi bagi pembangunan daerah.
"Kami memilih Bantaeng, karena sangat mengetahui bahwa daerah ini telah meraih banyak prestasi atas berbagai inovasi yang dilakukan. Kami ingin belajar untuk mendapatkan sesuatu yang bisa menjadi inspirasi untuk diimplementasikan di kota kami," jelasnya.
Sementara itu, Ansar Tuba mengatakan bahwa sudah tepat bila peserta Diklatpim memilih Bantaeng sebagai lokasi benchmarking.
"Karena yang utama di daerah kami adalah pelayanan publik. Jadi Pemimpin kami, HM Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng) senantiasa berinovasi dalam rangka meningkatkan pelayanan khususnya kepada masyarakat," ujar Ansar.
Setelah acara penerimaan, rombongan Benchmarking akan melakukan kunjungan ke dua lokus utama, yakni Dinas Pariwisata dan Dinas Penanaman Modal dan PTSP.
Turut hadir pada kegiatan tersebut antara lain Kepala BKPSDM Kabupaten Bantaeng H Asri Sahrun, Kepala Dinas Pariwisata Bantaeng H Subhan dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Bantaeng Tafsir.
Rombongan diklatpim dipimpin Staf Ahli Walikota Semarang, Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Mustohar, diterima Asisten III Bidang Administrasi Setda Kabupaten Bantaeng Ansar Tuba, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa.
Mustohar mengatakan kunjungan dilakukan dalam rangka menimba ilmu khususnya dalam hal pengembangan inovasi bagi pembangunan daerah.
"Kami memilih Bantaeng, karena sangat mengetahui bahwa daerah ini telah meraih banyak prestasi atas berbagai inovasi yang dilakukan. Kami ingin belajar untuk mendapatkan sesuatu yang bisa menjadi inspirasi untuk diimplementasikan di kota kami," jelasnya.
Sementara itu, Ansar Tuba mengatakan bahwa sudah tepat bila peserta Diklatpim memilih Bantaeng sebagai lokasi benchmarking.
"Karena yang utama di daerah kami adalah pelayanan publik. Jadi Pemimpin kami, HM Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng) senantiasa berinovasi dalam rangka meningkatkan pelayanan khususnya kepada masyarakat," ujar Ansar.
Setelah acara penerimaan, rombongan Benchmarking akan melakukan kunjungan ke dua lokus utama, yakni Dinas Pariwisata dan Dinas Penanaman Modal dan PTSP.
Turut hadir pada kegiatan tersebut antara lain Kepala BKPSDM Kabupaten Bantaeng H Asri Sahrun, Kepala Dinas Pariwisata Bantaeng H Subhan dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Bantaeng Tafsir.
Pewarta : Syamsurya Pratama
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Unismuh Makassar lakukan "benchmarking" pengelolaan lab standar LAMSPAK ke UMY
09 January 2025 15:26 WIB, 2025
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemendiktisaintek tetapkan UMI Makassar jadi pengelola KNB Scholarship 2026
29 January 2026 4:24 WIB
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB