Penjabat Gubernur perkenalkan kuliner "bassket" pada CFD
Minggu, 15 April 2018 11:05 WIB
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono (kiri) memperkenalkan kuliner Bassang-Ketan (Bassket) 21 pada "Car Free Day" Jalan Sudirman, Makassar, Minggu (15/4). (FOTO/Humas Pemprov Sulsel)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Soni Sumarsono memperkenalkan kuliner Bassang-Ketan (Bassket) 21 pada "Car Free Day" Jalan Sudirman, Makassar, Minggu.
"Menu kita hari ini namanya Bassket 21, bassang (bubur jagung khas Makassar) dan ketan hitam, dicampur masing-masing 75 dan 25 persen," kata Soni pada acara yang dipadati warga Makassar tersebut.
Menurut Soni, campuran dari kedua bahan tersebut justru membuat rasa kuliner ini menjadi jauh lebih lezat.
"Kalau bassang saja nilainya tujuh, kalau bubur ketan saja nilainya juga tujuh, nah ini kalau dicampur nilainya sembilan, rasanya nendang," tuturnya.
Terkait angka 21 sendiri, Soni mengatakan ada makna tersendiri dari angka tersebut. Menurut Soni, 21 bisa berarti 2 yang dicampur menjadi 1, selain itu angka 21 menunjukkan SMAN 21 Makassar, lokasi pertama Soni meracik kuliner tersebut.
Soni pada kesempatan terlihat sangat antusias menikmati Bassket yang disajikan untuknya. Ia berpesan agar setiap kuliner tradisional dilestarikan dan dikembangkan.
"Nah, Bassket 21 ini saya harap menjadi kuliner baru yang dapat melestarikan kuliner-kuliner khas Sulsel," katanya.
Pada acara yang juga dihadiri para Kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel tersebut, Soni juga kembali mengajak semua yang hadir untuk memberikan salam Birokrasi Netral.
"Menu kita hari ini namanya Bassket 21, bassang (bubur jagung khas Makassar) dan ketan hitam, dicampur masing-masing 75 dan 25 persen," kata Soni pada acara yang dipadati warga Makassar tersebut.
Menurut Soni, campuran dari kedua bahan tersebut justru membuat rasa kuliner ini menjadi jauh lebih lezat.
"Kalau bassang saja nilainya tujuh, kalau bubur ketan saja nilainya juga tujuh, nah ini kalau dicampur nilainya sembilan, rasanya nendang," tuturnya.
Terkait angka 21 sendiri, Soni mengatakan ada makna tersendiri dari angka tersebut. Menurut Soni, 21 bisa berarti 2 yang dicampur menjadi 1, selain itu angka 21 menunjukkan SMAN 21 Makassar, lokasi pertama Soni meracik kuliner tersebut.
Soni pada kesempatan terlihat sangat antusias menikmati Bassket yang disajikan untuknya. Ia berpesan agar setiap kuliner tradisional dilestarikan dan dikembangkan.
"Nah, Bassket 21 ini saya harap menjadi kuliner baru yang dapat melestarikan kuliner-kuliner khas Sulsel," katanya.
Pada acara yang juga dihadiri para Kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel tersebut, Soni juga kembali mengajak semua yang hadir untuk memberikan salam Birokrasi Netral.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Kuliner
Lihat Juga
Makanan khas Sulsel "Pallu Ce'la" dilombakan di Festival Beautiful Malino 2025
11 July 2025 21:42 WIB
Dekranasda Makassar kunjungi KBRI Belanda perkenalkan kuliner Coto Makassar
03 September 2023 20:54 WIB, 2023