
Sulsel turunkan 13 pejudo hadapi Piala Kartika

Rombongan atlet Sulsel sudah berangkat sejak Kamis kemarin dan kini sesuai jadwal sudah memulai pertandingan
Makassar (Antaranews Sulsel) - Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia Sulawesi Selatan menurunkan 13 atlet menghadapi kejuaraan nasional Piala Kartika di Palembang, Sumatera Selatan, 4-6 Mei 2018.
Ketua Bidang Kepelatihan PJSI Sulsel, Karya Djusaid di Makassar, Jumat, mengatakan puluhan atlet itu akan tampil dan bersaing disejumlah nomor dan kategori pertandingan demi meraih prestasi terbaik.
"Rombongan atlet Sulsel sudah berangkat sejak Kamis kemarin dan kini sesuai jadwal sudah memulai pertandingan,"kata Karya yang mengaku tidak mendampingi atlet karena ada urusan kantor yang tidak bisa ditinggalkannya.
Untuk 13 atlet yang diharapkan mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya sekaligus menjaga peluang meraih medali itu diantaranya Satriani (kelas 48 kg senior), Yusran Yusuf (kelas 55kg senior), Yahya Lambe yang tampil di kelas 66kg senior putra.
Selanjutnya Lius pada kelas 60kg putra senior yang juga sebagai pelapis dari Aditya Wahyudi yang saat ini terus fokus mematangkan kemampuannya pada pemusatan latihan nasional (pelatnas) Asian Games 2018.
Sementara dari kategori senior ada beberapa nama yang juga dilibatkan seperti Rendy )kelas 81kg junior), Aspar (kelas 73kg junior), serta beberapa cadet yakni Nadia Satria (52kg putri), Nurul Hikma (kelas 45kg junior), Hasratul (kelas 44 kg).
Khusus keterlibatan atlet junior, kata dia, dikarenakan kejuaraan ini juga menjadi ajang penilaian bagi atlet untuk mendapatkan poin demi menjaga peluang lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua.
"Jadi kita tetap mengikutkan karena jika mampu meraih medali, maka mendapatkan poin dan juga bisa membuat dirinya dapat bergabung dalam program pembinaan atlet "Sulsel Prima" untuk proyeksi PON 2020," jelasnya.
Sebelum berlaga di kejurnas Piala Kartika, pihaknya terus melaksanakan program latihan secara rutin untuk meningkatkan kualitas atlet. Ini sebagai upaya agar saat diturunkan di kejurnas, para atlet bisa tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik.
Untuk penilaian di kejurnas sendiri, lanjut dia, memang begitu besar bahkan bisa mencapai 1.200 poin jika mampu meraih medali emas.
Dengan besarnya poin yang disiapkan, katanya, maka para atlet dari berbagai daerah saat berlomba bersemangat untuk bisa tampil dan meraih prestasi terbaik.
"Poin yang disiapkan di kejurnas memang besar sehingga bisa mendongkrak peringkat atlet (lolos persyaratan PON)," katanya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
